PPN Regional JBB Hadirkan PLTS Dukung Budidaya Mangga Berketahanan Iklim
Rabu, 11 Desember 2024 - 13:17 WIB
Area Manager Communication, Relation & CSR Pertamina Regional Jawa Bagian Barat Eko Kristiawan mengatakan, program ini merupakan bentuk komitmen dari perusahaan untuk berkontribusi dalam meningkatkan energi terbarukan di tingkat desa.Program ini juga sejalan dengan program Sustainable Development Goals (SDGs) nomor 7, yaitu energi bersih dan terjangkau dan nomor 13 - penanganan perubahan iklim.
Baca Juga: AS Dukung Pemerintahan Baru Suriah, Pemberontak Rebut Wilayah Timur
"Program Sagari Berdikari merupakan bentuk komitmen kami untuk mendorong swasembada energi di tingkat desa. Kami ingin memastikan bahwa masyarakat memiliki akses terhadap energi terbarukan yang ramah lingkungan, sekaligus memberikan solusi nyata dalam menggantikan energi fosil yang semakin terbatas. Melalui inisiatif ini desa dapat menjadi pionir dalam transisi menuju energi yang bersih dan berkelanjutan," papar Eko melaluiketerangan pers, Rabu (11/12/2024).
Rangkaian kegiatan ini, lanjut dia, menjadi bagian dari komitmen untuk mencapai Net Zero Emission (NZE) 2060 dan diharapkan dapat menjadi solusi ekonomis sekaligus transmisi menuju energi hijau yang lebih efisien sekaligus mendukung pengembangan pertanian berkelanjutan. Eko menegaskan, Pertamina akan terus berinovasi dengan berbagai program untuk mendukung pencapaian SDGs.
Ketua Kelompok Tani Salam Tani Erwin Wiguna mengapresiasi bantuan yang diberikan Pertamina tersebut yang menurutnya sangat membantu meringankan biaya operasional kelompok tani. "Kami bersyukur sekali karena keberadaan PLTS ini bisa menghemat biaya listrik sebesar Rp800.000 sampai Rp1 juta per bulan. Di samping itu, kami juga memperoleh pengetahuan baru mengenai energi ramah lingkungan sehingga program ini sangat bermanfaat,"ujar Erwin.
Baca Juga: AS Dukung Pemerintahan Baru Suriah, Pemberontak Rebut Wilayah Timur
"Program Sagari Berdikari merupakan bentuk komitmen kami untuk mendorong swasembada energi di tingkat desa. Kami ingin memastikan bahwa masyarakat memiliki akses terhadap energi terbarukan yang ramah lingkungan, sekaligus memberikan solusi nyata dalam menggantikan energi fosil yang semakin terbatas. Melalui inisiatif ini desa dapat menjadi pionir dalam transisi menuju energi yang bersih dan berkelanjutan," papar Eko melaluiketerangan pers, Rabu (11/12/2024).
Rangkaian kegiatan ini, lanjut dia, menjadi bagian dari komitmen untuk mencapai Net Zero Emission (NZE) 2060 dan diharapkan dapat menjadi solusi ekonomis sekaligus transmisi menuju energi hijau yang lebih efisien sekaligus mendukung pengembangan pertanian berkelanjutan. Eko menegaskan, Pertamina akan terus berinovasi dengan berbagai program untuk mendukung pencapaian SDGs.
Ketua Kelompok Tani Salam Tani Erwin Wiguna mengapresiasi bantuan yang diberikan Pertamina tersebut yang menurutnya sangat membantu meringankan biaya operasional kelompok tani. "Kami bersyukur sekali karena keberadaan PLTS ini bisa menghemat biaya listrik sebesar Rp800.000 sampai Rp1 juta per bulan. Di samping itu, kami juga memperoleh pengetahuan baru mengenai energi ramah lingkungan sehingga program ini sangat bermanfaat,"ujar Erwin.
(fjo)
Lihat Juga :