Rapor IHSG Sepekan: Turun 0,79% saat Kapitalisasi Pasar Terpangkas Jadi Rp12.604 T
Sabtu, 14 Desember 2024 - 08:01 WIB
Meski demikian, data perdagangan saham pada periode ini mayoritas positif. Peningkatan tertinggi pekan ini terjadi pada nilai transaksi harian bursa sebesar 88,39% menjadi Rp20,20 triliun dari Rp10,72 triliun pada pekan sebelumnya.
Peningkatan diikuti oleh rata-rata volume transaksi harian bursa sepekan sebesar 27,99% menjadi 23,32 miliar lembar saham dari 18,22 miliar lembar saham pada sepekan sebelumnya.
Sementara itu, rata-rata frekuensi transaksi harian bursa turut mengalami kenaikan, yaitu sebesar 0,15% menjadi 1,241 juta kali transaksi dari 1,239 juta kali transaksi pada pekan lalu.
Adapun, dalam sepekan ini, bursa diramaikan dengan pencatatan dua obligasi yaitu Obligasi Berkelanjutan IV Sarana Multi Infrastruktur Tahap II tahun 2024 oleh PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) dan Obligasi I Sarana Mitra Luas Tahun 2024 oleh PT Sarana Mitra Luas Tbk.
Pada Senin (9/12), Obligasi Berkelanjutan IV Sarana Multi Infrastruktur Tahap II tahun 2024 dicatatkan dengan nilai pokok Rp2,70 triliun. Hasil pemeringkatan dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO) untuk obligasi adalah idAAA (Triple A) dengan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk bertindak sebagai Wali Amanat.
Peningkatan diikuti oleh rata-rata volume transaksi harian bursa sepekan sebesar 27,99% menjadi 23,32 miliar lembar saham dari 18,22 miliar lembar saham pada sepekan sebelumnya.
Sementara itu, rata-rata frekuensi transaksi harian bursa turut mengalami kenaikan, yaitu sebesar 0,15% menjadi 1,241 juta kali transaksi dari 1,239 juta kali transaksi pada pekan lalu.
Adapun, dalam sepekan ini, bursa diramaikan dengan pencatatan dua obligasi yaitu Obligasi Berkelanjutan IV Sarana Multi Infrastruktur Tahap II tahun 2024 oleh PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) dan Obligasi I Sarana Mitra Luas Tahun 2024 oleh PT Sarana Mitra Luas Tbk.
Pada Senin (9/12), Obligasi Berkelanjutan IV Sarana Multi Infrastruktur Tahap II tahun 2024 dicatatkan dengan nilai pokok Rp2,70 triliun. Hasil pemeringkatan dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO) untuk obligasi adalah idAAA (Triple A) dengan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk bertindak sebagai Wali Amanat.
Lihat Juga :