Energi Mahal dan Birokrasi Rumit, Banyak Bisnis Hengkang dari Uni Eropa
Senin, 13 Januari 2025 - 12:03 WIB
"Laporan tersebut menunjukkan bahwa masalah daya saing harus menjadi tema utama dalam pekerjaan Komisi di masa mendatang. Ada risiko hilangnya kemakmuran yang signifikan," ungkapnya seperti dilansir Russia Today, Senin (13/1/2025).
Pada bulan November, mantan Presiden Bank Sentral Eropa Mario Draghi juga memperingatkan bahwa UE sangat membutuhkan perombakan ekonomi besar-besaran untuk mendapatkan kembali daya saing dan mencegah penurunan lebih lanjut. Draghi menekankan perlunya investasi substansial dalam inovasi untuk menutup kesenjangan dengan AS dan China, memperkirakan bahwa hingga 800 miliar euro (sekitar USD820 miliar) per tahun, atau sekitar 5% dari PDB UE, mungkin diperlukan.
Komisi Eropa diperkirakan akan mengajukan proposal legislatif utama pada akhir Februari untuk mengatasi tantangan ekonomi saat ini dalam blok tersebut.
Pada bulan November, mantan Presiden Bank Sentral Eropa Mario Draghi juga memperingatkan bahwa UE sangat membutuhkan perombakan ekonomi besar-besaran untuk mendapatkan kembali daya saing dan mencegah penurunan lebih lanjut. Draghi menekankan perlunya investasi substansial dalam inovasi untuk menutup kesenjangan dengan AS dan China, memperkirakan bahwa hingga 800 miliar euro (sekitar USD820 miliar) per tahun, atau sekitar 5% dari PDB UE, mungkin diperlukan.
Komisi Eropa diperkirakan akan mengajukan proposal legislatif utama pada akhir Februari untuk mengatasi tantangan ekonomi saat ini dalam blok tersebut.
(fjo)
Lihat Juga :