Mantan Presiden Afrika Selatan: BRICS Memegang Kunci Keseimbangan Global
Jum'at, 24 Januari 2025 - 17:27 WIB
Jacob Zuma memuji BRICS sebagai alat untuk membentuk kembali sistem global dan mengurangi ketergantungan pada Barat. Foto/Dok
JAKARTA - Perluasan BRICS mendapatkan dukungan kuat dari Mantan Presiden Afrika Selatan , Jacob Zuma. Ditekankan oleh Jacob bahwa, BRICS memiliki potensi untuk membentuk kembali dinamika global dan mengurangi ketergantungan pada sistem yang didominasi Barat.
Dalam sebuah wawancara dengan RT, Zuma memuji BRICS karena membina hubungan internasional yang inklusif. "Saya pikir itu benar-benar luar biasa. BRICS sedang bergerak, dan kita membutuhkan BRICS. BRICS melakukan hubungan bisnis dengan orang lain," katanya.
Baca Juga: Kekuatan Ekonomi BRICS Capai 35% GDP Dunia, Bisakah Indonesia Ambil Manfaat?
Dia juga menyoroti kesediaan negara- negara Afrika untuk bersekutu dengan BRICS. Menurut Zuma, inisiatif semacam itu dapat mengurangi kesenjangan global, memastikan bahwa "orang tidak kelaparan di beberapa negara, sementara yang lain memiliki kelebihan kekayaan ketika mereka tidak tahu bagaimana membelanjakannya."
Sementara ketika berbicara tentang bentuk neokolonialisme saat ini, Zuma membahas pernyataan Presiden Prancis Emmanuel Macron belum lama ini yang menuduh negara-negara Afrika tertentu tidak berterima kasih atas keterlibatan militer negaranya di wilayah Sahel.
Macron menepis klaim yang menghubungkan sejarah kolonial Prancis dengan masalah yang sedang berlangsung. "Sejak Prancis datang untuk menjajah Afrika, itu tidak pernah membuatnya lebih baik," kata Zuma, menuduh bekas metropole mempertahankan kendali atas sumber daya dan ekonomi benua itu, bahkan setelah dekolonisasi.
Dalam sebuah wawancara dengan RT, Zuma memuji BRICS karena membina hubungan internasional yang inklusif. "Saya pikir itu benar-benar luar biasa. BRICS sedang bergerak, dan kita membutuhkan BRICS. BRICS melakukan hubungan bisnis dengan orang lain," katanya.
Baca Juga: Kekuatan Ekonomi BRICS Capai 35% GDP Dunia, Bisakah Indonesia Ambil Manfaat?
Dia juga menyoroti kesediaan negara- negara Afrika untuk bersekutu dengan BRICS. Menurut Zuma, inisiatif semacam itu dapat mengurangi kesenjangan global, memastikan bahwa "orang tidak kelaparan di beberapa negara, sementara yang lain memiliki kelebihan kekayaan ketika mereka tidak tahu bagaimana membelanjakannya."
Sementara ketika berbicara tentang bentuk neokolonialisme saat ini, Zuma membahas pernyataan Presiden Prancis Emmanuel Macron belum lama ini yang menuduh negara-negara Afrika tertentu tidak berterima kasih atas keterlibatan militer negaranya di wilayah Sahel.
Macron menepis klaim yang menghubungkan sejarah kolonial Prancis dengan masalah yang sedang berlangsung. "Sejak Prancis datang untuk menjajah Afrika, itu tidak pernah membuatnya lebih baik," kata Zuma, menuduh bekas metropole mempertahankan kendali atas sumber daya dan ekonomi benua itu, bahkan setelah dekolonisasi.
Lihat Juga :