Anggota DPR Apresiasi Transformasi Digital dan Kinerja Keuangan BNI
Jum'at, 31 Januari 2025 - 16:22 WIB
Anggota Komisi XI DPR Harris Turino mengapresiasi transformasi digital serta kinerja keuangan BNI. FOTO/Ist
JAKARTA - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk ( BNI ) mendapatkan apresiasi dari Komisi XI DPR atas kinerja serta komitmennya dalam menghadirkan inovasi digital yang relevan dengan perkembangan zaman. BNI dinilai mampu menjaga pertumbuhan profitabilitas sambil mempertahankan kualitas portofolio kreditnya.
Dalam keterangannya kepada media, anggota Komisi XI DPR Harris Turino menyampaikan penghargaan atas kinerja BNI yang tetap solid di tengah dinamika ekonomi yang menantang."Kami mengapresiasi BNI atas capaian kinerja yang luar biasa, terutama dalam menjaga profitabilitas serta menghadirkan inovasi digital yang semakin dekat dengan generasi muda," ujar Harris, Jumat (31/1/2025).
Baca Juga: Realisasi Investasi Capai Rp452,8 Triliun di Kuartal IV-2024, Serap 580.916 Tenaga Kerja
Harris menyoroti peningkatan laba bersih BNI yang mencapai Rp21,5 triliun pada 2024 dari Rp20,9 triliun periode tahun sebelumnya. Menurut dia, keberhasilan transformasi digital turut mendorong kenaikan tabungan sebesar 11% secara tahunan (YoY), menjadi Rp258 triliun sehingga berkontribusi terhadap total Dana Pihak Ketiga (DPK) perseroan.
Dalam keterangannya kepada media, anggota Komisi XI DPR Harris Turino menyampaikan penghargaan atas kinerja BNI yang tetap solid di tengah dinamika ekonomi yang menantang."Kami mengapresiasi BNI atas capaian kinerja yang luar biasa, terutama dalam menjaga profitabilitas serta menghadirkan inovasi digital yang semakin dekat dengan generasi muda," ujar Harris, Jumat (31/1/2025).
Baca Juga: Realisasi Investasi Capai Rp452,8 Triliun di Kuartal IV-2024, Serap 580.916 Tenaga Kerja
Harris menyoroti peningkatan laba bersih BNI yang mencapai Rp21,5 triliun pada 2024 dari Rp20,9 triliun periode tahun sebelumnya. Menurut dia, keberhasilan transformasi digital turut mendorong kenaikan tabungan sebesar 11% secara tahunan (YoY), menjadi Rp258 triliun sehingga berkontribusi terhadap total Dana Pihak Ketiga (DPK) perseroan.
Lihat Juga :