BCA Tanggapi Ancaman dari Bjorka, Siap-siap Jadi Target Ransomware
Kamis, 06 Februari 2025 - 16:27 WIB
PT Bank Central Asia Tbk (BCA) buka suara perihal kabar bahwa data nasabah menjadi target incaran kelompok ransomware. FOTO/dok.SINDOnews
JAKARTA - PT Bank Central Asia Tbk ( BCA ) buka suara perihal kabar bahwa data nasabah menjadi target incaran kelompok ransomware . Perusahaan memastikan data nasabah tetap aman. Bahkan, BCA membantah telah terjadi penyebaran data nasabahnya. Hal ini ditegaskan oleh Corporate Communication & Social Responsibility, Hera F Haryn.
"Sehubungan dengan informasi di media sosial yang mengklaim adanya data nasabah BCA yang tersebar, kami sampaikan bahwa informasi tersebut tidak benar," ujar Hera melalui keterangan pers, Kamis (6/2/2025). "Saat ini, kami memastikan bahwa data nasabah tetap aman," paparnya.
Baca Juga: Daftar 4 Bank Kakap RI Cetak Laba Terbesar di Kuartal III-2024, BRI Tembus Rp45,36 Triliun
Dia mengimbau nasabah untuk berhati-hati terhadap oknum yang mengatasnamakan BCA dan berbagai modus penipuan yang bertujuan untuk mengetahui data nasabah. Jangan pernah bagikan data pribadi perbankan yang bersifat rahasia seperti BCA ID, password, One Time Password (OTP), dan Personal Identification Number (PIN), kepada siapapun. Nasabah juga diharapkan mengubah PIN dan password secara berkala.
"Sehubungan dengan informasi di media sosial yang mengklaim adanya data nasabah BCA yang tersebar, kami sampaikan bahwa informasi tersebut tidak benar," ujar Hera melalui keterangan pers, Kamis (6/2/2025). "Saat ini, kami memastikan bahwa data nasabah tetap aman," paparnya.
Baca Juga: Daftar 4 Bank Kakap RI Cetak Laba Terbesar di Kuartal III-2024, BRI Tembus Rp45,36 Triliun
Dia mengimbau nasabah untuk berhati-hati terhadap oknum yang mengatasnamakan BCA dan berbagai modus penipuan yang bertujuan untuk mengetahui data nasabah. Jangan pernah bagikan data pribadi perbankan yang bersifat rahasia seperti BCA ID, password, One Time Password (OTP), dan Personal Identification Number (PIN), kepada siapapun. Nasabah juga diharapkan mengubah PIN dan password secara berkala.
Lihat Juga :