Tembus Pasar Global, Produk Tenun Pewarna Alami Pameran di Belanda

Rabu, 29 April 2026 - 14:34 WIB
loading...
Tembus Pasar Global,...
Bakti BCA bersama Warlami membawa produk tenun dengan pewarna alami untuk diperkenalkan dalam acara Tenun Exhibition di IHA, Belanda pada 24 April-15 September 2026. Foto/Dok. SindoNews
A A A
AMSTERDAM - Bakti BCA mendorong produk tenun dengan pewarna alami ini bisa semakin dikenal di kancah internasional. Salah satu implementasinya, Bakti BCA bersama Perkumpulan Warna Alami (Warlami) membawa produk tenun dengan pewarna alami untuk diperkenalkan dalam acara Tenun Exhibition di Indonesia House Amsterdam (IHA), Belanda pada 24 April-15 September 2026.

Kegiatan pameran akan dibuka Wakil Duta Besar Republik Indonesia untuk Belanda, Mariska Dwianti Dhanutirto. Mengingat, pameran ini bakal dihadiri oleh diaspora, pelaku ekonomi kreatif serta komunitas yang berpotensi membuka jejaring baru untuk produk tenun dengan pewarna alami.

Tak sekadar pameran, gelaran ini juga memiliki beberapa aktivitas, seperti talkshow tentang pengembangan pewarna alami dan praktik berkelanjutan dan aktivitas pengalaman pewarnaan alami untuk pengunjung. Kegiatan ini diharapkan bisa menjadi ajang eksplorasi informasi bagi penenun pewarna alami mengenai jenis tanaman pewarna alami yang berkembang dan potensi pengembangannya di Indonesia. Baca juga: Mengenal Tradisi Perempuan Sumba, Merawat Tenun Sumba Tetap Lestari

BCA turut mendatangkan local champion binaan Bakti BCA, Kornelius Ndapakamang. Seorang penenun asal Sumba Timur yang selama ini menggeluti pewarnaan alami dan membina komunitas penenun warna alam bersama Bakti BCA.

Dalam kegiatan di Amsterdam ini, Kornelius melakukan demo dan workshop teknik pewarnaan merah dan biru yang merupakan warna khas Sumba sebagai bagian dari warisan budaya leluhur. ”Pameran ini menjadi kesempatan bagi penenun lokal untuk memperkenalkan produk tenun dengan pewarna alami,” kata Kornelius, Rabu (29/4/2026).

Terlebih, penggunaan warna alam ini selain sebagai upaya menjaga warisan budaya, namun juga merupakan wujud menjaga bumi karena dikenal ramah lingkungan. “Kami bersyukur dan berterima kasih kepada Bakti BCA karena telah memasarkan tenun warna alam selain di tingkat nasional tetapi juga di tingkat internasional. Di tingkat nasional, kami juga sudah sering diajak untuk ikut expo dan bazaar,” ujarnya.

Kornelius menambahkan salah satu inovasi yang sudah dilakukan penenun berkat pendampingan Bakti BCA adalah membuat produk turunan dari kain tenun, seperti baju hingga tas. Alhasil, produk tersebut bisa menambah daya tarik dan nilai jual.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BCA Pertahankan Predikat...
BCA Pertahankan Predikat Bank Terbaik Indonesia versi Forbes 2026
Nasabah BCA Kini Bisa...
Nasabah BCA Kini Bisa Transaksi Menggunakan QRIS di China
Kredit BCA Tumbuh 5,6%...
Kredit BCA Tumbuh 5,6% Capai Rp994 Triliun di Kuartal I-2026
Memasuki Usia Satu Dekade,...
Memasuki Usia Satu Dekade, CPPETINDO Bidik Pasar Internasional
Direksi Borong Saham...
Direksi Borong Saham BBCA, Sinyal Rebound di Tengah Gejolak Pasar
Program Genera-Z Berbakti...
Program Genera-Z Berbakti Kembali Digelar, Ajak Mahasiswa Kembangkan Desa Wisata
Tenun Sumba Tampil di...
Tenun Sumba Tampil di Panggung Dunia lewat Indonesia-Singapore Orchid Extravaganza
Kisah Pahlawan Sains...
Kisah 'Pahlawan Sains Nyalakan' Semangat Belajar di Bengkulu
Pasar Global Meluas,...
Pasar Global Meluas, UMKM Wajib Perluas Jangkauan dan Kompetitif
Rekomendasi
Nurul Arifin Sebut Riset...
Nurul Arifin Sebut Riset SSI Bukti Bahlil Berhasil Terjemahkan Visi Prabowo ke Publik
Sidang Eksepsi, Dokter...
Sidang Eksepsi, Dokter Tifa Minta Hakim Nyatakan Dakwaan JPU Tak Dapat Diterima
Penampakan Koper Berisi...
Penampakan Koper Berisi Emas Disita Polisi usai Geledah Rumah di Bogor
Berita Terkini
IHSG Sesi Siang Merayap...
IHSG Sesi Siang Merayap Naik 0,21 Persen, Transaksi Cetak Rp6,7 Triliun
Apa Sih Sebenarnya Logam...
Apa Sih Sebenarnya Logam Tanah Jarang? Sering Disebut Minyak Baru
Layanan Super Cepat,...
Layanan Super Cepat, TASPEN Rampungkan 99,97% Klaim dan Targetkan Selesai H+1
Solusi Cicilan Lebih...
Solusi Cicilan Lebih Ringan, Intip Keuntungan Pindah KPR ke BRI
Rahasia Industri Logam...
Rahasia Industri Logam Tanah Jarang China Dibongkar Ilmuwan, AS-Jepang Pegang Kunci Mineral Langka!
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Turun ke 5.865, Mayoritas Saham Berada di Zona Merah
Infografis
Jumlah Pengangguran...
Jumlah Pengangguran di Indonesia Tembus 7,47 Juta Orang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved