Inggris dan UE Cari Cara Gembosi Aset Beku Rusia, Nilainya Tembus Rp4.893 Triliun

Rabu, 19 Maret 2025 - 08:15 WIB
Inggris dan Uni Eropa (UE) kembali membuka pembicaraan terbaru terkait bagaimana cara memanfaatkan aset Rusia yang dibekukan, yang bakal dipakai untuk meningkatkan belanja sektor pertahanan. Foto/Dok
JAKARTA - Inggris dan Uni Eropa (UE) kembali membuka pembicaraan terbaru terkait bagaimana cara memanfaatkan aset Rusia yang dibekukan, yang bakal dipakai untuk meningkatkan belanja sektor pertahanan. Bersama-sama, mereka mencari cara untuk meningkatkan tekanan ekonomi pada Vladimir Putin menjelang pembicaraan damai untuk mengakhiri perang di Ukraina .

Menteri Luar Negeri, David Lammy dan diplomat top Uni Eropa, Kaja Kallas akan meninjau "inisiatif inovatif" untuk secara kolektif meningkatkan pendanaan pertahanan Eropa dan meningkatkan kesiapan militer dalam pertemuan di London, kata Kantor Luar Negeri Inggris.



Pembicaraan akan mencakup bagaimana Eropa memastikan memiliki perlindungan hukum dan keuangan yang tepat untuk menyita miliaran aset Rusia, menurut orang-orang yang akrab dengan masalah tersebut. Diklaim ada kemajuan, meski perlawanan dari beberapa negara Eropa terus bermunculan, seperti Belgia dan Jerman.

Baca Juga: Keuntungan Aset Beku Rusia Rp16,4 T Mengalir ke Ukraina, Moskow Sentil Inggris
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!