Senjata Makan Tuan, Tarif Impor Bikin Kekayaan Trump Tergerus Rp8,3 Triliun
Senin, 14 April 2025 - 08:32 WIB
Saham real estat juga menurun secara dramatis, dengan saham empat pemegang apartemen yang diperdagangkan secara publik rata-rata turun 13%. Trump memiliki lusinan unit di dalam gedung yang dia kembangkan bertahun-tahun yang lalu.
Pangkas portofolio itu, dan kekayaan bersihnya turun lagi USD20 juta atau lebih. Asetnya yang paling dilindungi mungkin adalah penthouse di atas Trump Tower dan Mar-a-Lago. Dana Koch, seorang agen mewah di Palm Beach, mengatakan aset semacam itu beroperasi dalam suasana yang berbeda dari saham publik. "Ini bahkan lebih terbatas dan lebih langka," katanya.
Baca Juga: Miliarder Amerika Ramai-ramai Kecam Tarif Trump, Siapa Saja?
Secara keseluruhan, kerugian Trump dari aset swasta tampaknya lebih besar daripada dampak dari sahamnya yang diperdagangkan secara publik. Ancaman terbesar bagi Trump bukanlah tarif langsung pada produk yang dia impor, mengingat bisnisnya tidak menjual produk.
Namun menurut Forbes, hal ini karena hilangnya kepercayaan investor di seluruh dunia. Orang-orang mengandalkan keinginan, bukan logika, ketika memutuskan apakah akan membeli atau membuang real estat mewah, keanggotaan klub mahal, dan saham yang terbang tinggi. Semakin banyak ketidakpastian yang disuntikkan Trump ke dalam ekonomi global, maka kekayaan bersihnya diprediksi akan jatuh makin jauh.
Pangkas portofolio itu, dan kekayaan bersihnya turun lagi USD20 juta atau lebih. Asetnya yang paling dilindungi mungkin adalah penthouse di atas Trump Tower dan Mar-a-Lago. Dana Koch, seorang agen mewah di Palm Beach, mengatakan aset semacam itu beroperasi dalam suasana yang berbeda dari saham publik. "Ini bahkan lebih terbatas dan lebih langka," katanya.
Baca Juga: Miliarder Amerika Ramai-ramai Kecam Tarif Trump, Siapa Saja?
Secara keseluruhan, kerugian Trump dari aset swasta tampaknya lebih besar daripada dampak dari sahamnya yang diperdagangkan secara publik. Ancaman terbesar bagi Trump bukanlah tarif langsung pada produk yang dia impor, mengingat bisnisnya tidak menjual produk.
Namun menurut Forbes, hal ini karena hilangnya kepercayaan investor di seluruh dunia. Orang-orang mengandalkan keinginan, bukan logika, ketika memutuskan apakah akan membeli atau membuang real estat mewah, keanggotaan klub mahal, dan saham yang terbang tinggi. Semakin banyak ketidakpastian yang disuntikkan Trump ke dalam ekonomi global, maka kekayaan bersihnya diprediksi akan jatuh makin jauh.
(akr)
Lihat Juga :