Penasihat Danantara: Tarif Trump Bisa Bikin Sistem Keuangan Global Kolaps
Senin, 14 April 2025 - 14:00 WIB
Meskipun mengakui bahwa tarif dapat berfungsi sebagai alat yang berguna untuk mengembalikan manufaktur dan menghasilkan pendapatan, Dalio memperingatkan bahwa metode penerapan sangatlah penting.
"Bagaimana hal itu dilakukan – apakah dengan cara yang praktis dan stabil, dengan negosiasi yang berkualitas – atau apakah itu dilakukan dengan cara yang kacau dan mengganggu yang menghasilkan konflik besar, membuat semua perbedaan di dunia," katanya.
Menggambarkan langkah tarif Trump baru-baru ini sebagai "sangat mengganggu," Dalio mengatakan ujian sebenarnya akan datang setelah periode negosiasi 90 hari saat ini berakhir. "Apa yang dilakukan di sana seperti melemparkan batu ke dalam sistem produksi," katanya, memperingatkan dampak "sangat besar" pada efisiensi dan biaya global.
Goldman Sachs menaikkan kemungkinan resesi AS dalam 12 bulan ke depan menjadi 45% minggu lalu, menyusul pengumuman Trump pada tanggal 2 April tentang tarif minimum 10% untuk semua impor – tetapi sebelum ia menunda tarif resiprokallebih lanjut sebesar 11% hingga 50% selama tiga bulan yang menargetkan puluhan negara. Namun, China masih dikenai bea masuk impor sebesar 145%, yang diresponsBeijing dengan tarif balasan sebesar 125%.
"Bagaimana hal itu dilakukan – apakah dengan cara yang praktis dan stabil, dengan negosiasi yang berkualitas – atau apakah itu dilakukan dengan cara yang kacau dan mengganggu yang menghasilkan konflik besar, membuat semua perbedaan di dunia," katanya.
Menggambarkan langkah tarif Trump baru-baru ini sebagai "sangat mengganggu," Dalio mengatakan ujian sebenarnya akan datang setelah periode negosiasi 90 hari saat ini berakhir. "Apa yang dilakukan di sana seperti melemparkan batu ke dalam sistem produksi," katanya, memperingatkan dampak "sangat besar" pada efisiensi dan biaya global.
Goldman Sachs menaikkan kemungkinan resesi AS dalam 12 bulan ke depan menjadi 45% minggu lalu, menyusul pengumuman Trump pada tanggal 2 April tentang tarif minimum 10% untuk semua impor – tetapi sebelum ia menunda tarif resiprokallebih lanjut sebesar 11% hingga 50% selama tiga bulan yang menargetkan puluhan negara. Namun, China masih dikenai bea masuk impor sebesar 145%, yang diresponsBeijing dengan tarif balasan sebesar 125%.
(fjo)
Lihat Juga :