Pertamina Regional Jawa Catatkan Produksi Minyak 54,2 MBOPD di 2024
Rabu, 23 April 2025 - 11:57 WIB
Regional Jawa Subholding Upstream Pertamina mencatatkan kinerja operasional yang positif sepanjang 2024. FOTO/dok.SindoNews
JAKARTA - Regional Jawa Subholding Upstream Pertamina mencatatkan kinerja operasional yang positif sepanjang 2024. Produksi minyak mencapai 54,2 ribu barel per hari (MBOPD), sementara produksi gas menyentuh angka 356,11 juta kaki kubik standar per hari (MMSCFD). Angka lifting tercatat sebesar 54,5 MBOPD untuk minyak dan 231,41 MMSCFD untuk gas.
Pencapaian ini merupakan hasil dari pengeboran masif sebanyak 31 sumur pengembangan serta upaya optimalisasi reservoir yang ada melalui kegiatan well service dan well intervention. Dari sisi eksplorasi, penemuan sumber daya migas kategori 2C tercatat sebesar 132,34 juta barel setara minyak (MMBOE), melampaui target hingga 152%. Keberhasilan ini ditopang oleh hasil positif dari sumur eksplorasi GQY-1 dan EPC-001.
Baca Juga: Pertamina Targetkan Produksi Minyak Capai 416.000 Barel per Hari di 2025
Pelaksana tugas (Plt) Direktur Regional Jawa Subholding Upstream, Muhamad Arifin, mengungkapkan bahwa seismik 3D telah diselesaikan seluas 1.423 km² di area Kepuh dan Arwana. "Cadangan P1 bertambah sebesar 47,86 MMBOE atau 144% dari target," ujar dia dalam keterangan tertulis pada Rabu (23/4/2025).
Dari sisi kontraktual, Pertamina terus mengembangkan inisiatif termasuk konversi skema kontrak bagi hasil atau Production Sharing Contract (PSC) untuk entitas PHE ONWJ, dari sistem gross split menjadi cost recovery. Sementara itu, komitmen untuk mengoptimalkan penggunaan barang dan jasa dalam negeri terealisasi dengan baik, di mana Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) Regional Jawa mencapai 122% dari target.
Terkait aspek keselamatan kerja, sepanjang tahun 2024 Regional Jawa mencatatkan 14.865.081 jam kerja selamat, mencerminkan komitmen perusahaan terhadap budaya kerja yang aman.
Pencapaian ini merupakan hasil dari pengeboran masif sebanyak 31 sumur pengembangan serta upaya optimalisasi reservoir yang ada melalui kegiatan well service dan well intervention. Dari sisi eksplorasi, penemuan sumber daya migas kategori 2C tercatat sebesar 132,34 juta barel setara minyak (MMBOE), melampaui target hingga 152%. Keberhasilan ini ditopang oleh hasil positif dari sumur eksplorasi GQY-1 dan EPC-001.
Baca Juga: Pertamina Targetkan Produksi Minyak Capai 416.000 Barel per Hari di 2025
Pelaksana tugas (Plt) Direktur Regional Jawa Subholding Upstream, Muhamad Arifin, mengungkapkan bahwa seismik 3D telah diselesaikan seluas 1.423 km² di area Kepuh dan Arwana. "Cadangan P1 bertambah sebesar 47,86 MMBOE atau 144% dari target," ujar dia dalam keterangan tertulis pada Rabu (23/4/2025).
Dari sisi kontraktual, Pertamina terus mengembangkan inisiatif termasuk konversi skema kontrak bagi hasil atau Production Sharing Contract (PSC) untuk entitas PHE ONWJ, dari sistem gross split menjadi cost recovery. Sementara itu, komitmen untuk mengoptimalkan penggunaan barang dan jasa dalam negeri terealisasi dengan baik, di mana Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) Regional Jawa mencapai 122% dari target.
Terkait aspek keselamatan kerja, sepanjang tahun 2024 Regional Jawa mencatatkan 14.865.081 jam kerja selamat, mencerminkan komitmen perusahaan terhadap budaya kerja yang aman.
Lihat Juga :