Ancol Rombak Jajaran Komisaris: Mantan Bos Garuda Jadi Komut, Ada Juga Cak Lontong
Sabtu, 26 April 2025 - 18:03 WIB
Pembangunan Jaya Ancol resmi merombak jajaran dewan komisaris yang disepakati dalam RUPST di Jakarta, dimana ada mantan Dirut Garuda Indonesia, dan juga Cak Lontong. Foto/Dok
JAKARTA - PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk (PJAA) resmi merombak jajaran dewan komisaris yang disepakati dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) di Jakarta, Jumat (25/4). Salah satu keputusannya adalah pengangkatan mantan Direktur Utama Garuda Indonesia, Irfan Setiaputra, sebagai Komisaris Utama sekaligus Komisaris Independen Ancol.
Dalam siaran persnya, manajemen Ancol menjelaskan perubahan ini bertujuan memperkuat pengawasan dan strategi bisnis ke depan. "RUPS menyetujui pergantian anggota Dewan Komisaris untuk memperkuat pengawasan dan strategi bisnis ke depan," tulis manajemen Ancol, dikutip Sabtu (26/4).
Baca Juga: HUT ke-79 TNI, Prajurit dan Keluarga Gratis Masuk Ancol
Menariknya nama komedian ternama Lies Hartono, atau yang lebih dikenal dengan nama panggung Cak Lontong , juga masuk dalam jajaran komisaris baru Ancol. Selain itu, Sutiyoso, mantan Gubernur DKI Jakarta, turut ditunjuk sebagai komisaris perseroan.
Sepanjang 2024, Ancol berhasil membukukan pendapatan usaha Rp1,26 triliun, lebih rendah tipis 0,62% yoy dari realisasi 2023 mencapai Rp1,27 triliun. Mayoritas pendapatan, yakni 75,11% berasal dari segmen pariwisata, sementara sisanya disumbang oleh real estate serta perdagangan dan jasa.
Dalam siaran persnya, manajemen Ancol menjelaskan perubahan ini bertujuan memperkuat pengawasan dan strategi bisnis ke depan. "RUPS menyetujui pergantian anggota Dewan Komisaris untuk memperkuat pengawasan dan strategi bisnis ke depan," tulis manajemen Ancol, dikutip Sabtu (26/4).
Baca Juga: HUT ke-79 TNI, Prajurit dan Keluarga Gratis Masuk Ancol
Menariknya nama komedian ternama Lies Hartono, atau yang lebih dikenal dengan nama panggung Cak Lontong , juga masuk dalam jajaran komisaris baru Ancol. Selain itu, Sutiyoso, mantan Gubernur DKI Jakarta, turut ditunjuk sebagai komisaris perseroan.
Sepanjang 2024, Ancol berhasil membukukan pendapatan usaha Rp1,26 triliun, lebih rendah tipis 0,62% yoy dari realisasi 2023 mencapai Rp1,27 triliun. Mayoritas pendapatan, yakni 75,11% berasal dari segmen pariwisata, sementara sisanya disumbang oleh real estate serta perdagangan dan jasa.
Lihat Juga :