Dukung Kemandirian Industri Kimia, Petrokimia Gresik Perkuat Hilirisasi Sulfur

Sabtu, 26 April 2025 - 21:33 WIB
Petrokimia Gresik saat ini mengoperasikan fasilitas asam sulfat dengan kapasitas produksi mencapai 1,8 juta ton per tahun, menjadikannya salah satu produsen terbesar di Indonesia. Lebih jauh, Dwi menjelaskan bahwa sulfur juga berperan sebagai unsur hara makro esensial bagi tanaman.

"Kekurangan sulfur dapat menyebabkan klorosis pada daun muda, pertumbuhan yang terhambat, hingga keterlambatan masa panen. Sulfur membantu pembentukan klorofil, protein, dan enzim tanaman," kata dia.

Pihaknya juga meningkatkan efisiensi pemanfaatan nitrogen, memperkuat ketahanan tanaman terhadap stres serta memperkaya aroma dan rasa terutama pada komoditas hortikultura seperti bawang dan sayuran daun.

Ketersediaan sulfur dalam tanah perlu dijaga melalui pemupukan yang tepat dan pengelolaan lahan yang berkelanjutan. Hilirisasi sulfur tidak hanya memperkuat sektor pertanian, tetapi juga mendorong kemandirian industri kimia nasional.

Baca Juga: Mudik Gratis BUMN, Petrokimia Gresik Berangkatkan 200 Pemudik Rute Jawa Timur
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!