Pusat Riset Pertanian Dukung Pencapaian Swasembada Pangan
Kamis, 15 Mei 2025 - 16:09 WIB
Menurut Glen, riset dan pengembangan varietas tanaman bukan merupakan pekerjaan yang mudah dan murah. Di sisi lain, kebutuhan petani akan varietas unggul yang tahan penyakit semakin mendesak, sehingga Ewindo melakukan investasi besar untuk membangun pusat riset baru untuk menjawab tantangan tersebut. Nilai investasinya mencapai USD4 juta.
Baca Juga: Produksi Beras Semester I 2025 Diprediksi Meningkat 11,17 Persen, Kementan: Swasembada Semakin Dekat
Kini Ewindo memiliki fasilitas laboratorium riset terbesar, terlengkap dan terintegrasi baru. Melalui fasilitas riset ini perusahaan dapat mempercepat pengembangan varietas melalui pendekatan marker-assisted breeding dan teknologi double haploid.
“Dengan semangat inovasi dan keberlanjutan, kami siap melangkah ke dekade berikutnya bersama para petani Indonesia, mewujudkan pertanian yang lebih produktif dan menyejahterakan,” tutup Glenn Pardede.
Baca Juga: Produksi Beras Semester I 2025 Diprediksi Meningkat 11,17 Persen, Kementan: Swasembada Semakin Dekat
Kini Ewindo memiliki fasilitas laboratorium riset terbesar, terlengkap dan terintegrasi baru. Melalui fasilitas riset ini perusahaan dapat mempercepat pengembangan varietas melalui pendekatan marker-assisted breeding dan teknologi double haploid.
“Dengan semangat inovasi dan keberlanjutan, kami siap melangkah ke dekade berikutnya bersama para petani Indonesia, mewujudkan pertanian yang lebih produktif dan menyejahterakan,” tutup Glenn Pardede.
(akr)
Lihat Juga :