Kejar Pertumbuhan 8%, Kemenperin Akselerasi Industri Maritim
Jum'at, 16 Mei 2025 - 09:31 WIB
Kemenperin akan terus fokus melakukan akselerasi agar industri maritim, galangan kapal maupun industri perkapalan bertransformasi ke green industri atau industri hijau. Foto/Dok
JAKARTA - Direktur Industri Maritim, Alat Transportasi, dan Alat Pertahanan (IMATAP) Kementerian Perindustrian (Kemenperin), Mahardi Tunggul Wicaksono, mengatakan bahwa pihaknya akan terus fokus melakukan akselerasi agar industri maritim , galangan kapal maupun industri perkapalan bertransformasi ke green industri atau industri hijau .
Indonesia sebagai negara kepulauan terbesar, membuat industri maritim memiliki peran penting untuk mendukung industri hijau. "Untuk itu Kemenperin mendorong akselerasi transformasi-nya,” kata Wicaksono, saat membuka secara resmi Sea Indonesia 2025, pameran kemaritiman terbesar dan terlengkap di Indonesia.
Baca Juga: Kejar Pertumbuhan Ekonomi 8% Butuh Konektivitas Andal
Berdasarkan data Kemenperin, ungkapnya, nilai ekspor industri maritim maupun perkapalan Indonesia dalam periode 10 tahun terakhir terus mengalami kenaikan. Pada tahun 2024, nilai ekspornya mencapai USD835 juta.
"Bahkan pada tahun 2022 pernah menembus USD1,2 milliar,” paparnya.
Sementara itu, Direktur Utama PT Kshatriya Piningit Kamulyan, Johnson W. Sutjipto selaku event organizer Sea Indonesia 2025, mengatakan ajang ini menjadi kesempatan yang sangat bagus bagi pelaku usaha kemaritiman Indonesia untuk membangun kolaborasi dan kerja sama dengan perusahaan kemaritiman global.
Indonesia sebagai negara kepulauan terbesar, membuat industri maritim memiliki peran penting untuk mendukung industri hijau. "Untuk itu Kemenperin mendorong akselerasi transformasi-nya,” kata Wicaksono, saat membuka secara resmi Sea Indonesia 2025, pameran kemaritiman terbesar dan terlengkap di Indonesia.
Baca Juga: Kejar Pertumbuhan Ekonomi 8% Butuh Konektivitas Andal
Berdasarkan data Kemenperin, ungkapnya, nilai ekspor industri maritim maupun perkapalan Indonesia dalam periode 10 tahun terakhir terus mengalami kenaikan. Pada tahun 2024, nilai ekspornya mencapai USD835 juta.
"Bahkan pada tahun 2022 pernah menembus USD1,2 milliar,” paparnya.
Sementara itu, Direktur Utama PT Kshatriya Piningit Kamulyan, Johnson W. Sutjipto selaku event organizer Sea Indonesia 2025, mengatakan ajang ini menjadi kesempatan yang sangat bagus bagi pelaku usaha kemaritiman Indonesia untuk membangun kolaborasi dan kerja sama dengan perusahaan kemaritiman global.
Lihat Juga :