Kondisi Makroekonomi Penuh Dinamika, BRI Life Catatkan Kenaikan Laba 42%
Jum'at, 16 Mei 2025 - 23:22 WIB
Aris menambahkan, sebagai bentuk komitmen BRI Life kepada nasabah dalam memberikan perlindungan yang maksimal, pembayaran klaim dan manfaat bruto di tahun 2024 mencapai Rp6 triliun atau meningkat 8,4% dibanding tahun sebelumnya.
"Klaim tersebut terutama berasal dari klaim kematian sebesar Rp2,4 triliun dan klaim surrender sebesar Rp1,5 triliun," jelas Aris.
Seiring dengan kondisi makroekonomi dan pasar investasi tahun 2024 ketika kinerja IHSG terkontraksi 2,65% dibanding 2023, maka berpengaruh pada hasil investasi perusahaan. Hasil Investasi di 2024 mengalami kontraksi sebesar 14,3% YoY dari Rp1,2 triliun menjadi Rp1 triliun.
Dengan kondisi industri asuransi jiwa dan kondisi ekonomi di sepanjang tahun 2024 yang dinamis, BRI Life berhasil mencatatkan kenaikan total asset mencapai Rp26,4 triliun atau meningkat 12,2% (YoY) dari Rp23,6 triliun. Kemudian, laba bersih perseroan tercatat Rp760,4 miliar atau tumbuh 42,1% (YoY) dan juga kontribusi feebased kepada BRI sebesar Rp722,2 miliar atau tumbuh 18,2% YoY.
“Kinerja Perseroan yang cemerlang pada tahun 2024 dapat menjadi fondasi yang kokoh untuk pijakan di tahun 2025. Kami optimis bahwa tahun 2025 akan menjadi milestone perseroan guna mencapai aspirasi sebagai 'Most Valuable Life Insurance and Champion of Life Insurance Inclusiveness' di tahun 2029,” papar Aris.
"Klaim tersebut terutama berasal dari klaim kematian sebesar Rp2,4 triliun dan klaim surrender sebesar Rp1,5 triliun," jelas Aris.
Seiring dengan kondisi makroekonomi dan pasar investasi tahun 2024 ketika kinerja IHSG terkontraksi 2,65% dibanding 2023, maka berpengaruh pada hasil investasi perusahaan. Hasil Investasi di 2024 mengalami kontraksi sebesar 14,3% YoY dari Rp1,2 triliun menjadi Rp1 triliun.
Dengan kondisi industri asuransi jiwa dan kondisi ekonomi di sepanjang tahun 2024 yang dinamis, BRI Life berhasil mencatatkan kenaikan total asset mencapai Rp26,4 triliun atau meningkat 12,2% (YoY) dari Rp23,6 triliun. Kemudian, laba bersih perseroan tercatat Rp760,4 miliar atau tumbuh 42,1% (YoY) dan juga kontribusi feebased kepada BRI sebesar Rp722,2 miliar atau tumbuh 18,2% YoY.
“Kinerja Perseroan yang cemerlang pada tahun 2024 dapat menjadi fondasi yang kokoh untuk pijakan di tahun 2025. Kami optimis bahwa tahun 2025 akan menjadi milestone perseroan guna mencapai aspirasi sebagai 'Most Valuable Life Insurance and Champion of Life Insurance Inclusiveness' di tahun 2029,” papar Aris.
Lihat Juga :