IFEX 2026 Bukan Sekadar Pameran Tapi Simbol Transformasi Ekspor Indonesia

Kamis, 22 Mei 2025 - 12:37 WIB
Fasilitas-fasilitas unggulan seperti free shuttle bus dan program hosted buyers yang selama ini menjadi nilai tambah IFEX, akan tetap tersedia dengan peningkatan kualitas layanan. Hosted Buyers dari berbagai negara akan kembali hadir untuk menjajaki peluang kerja sama langsung dengan produsen mebel Indonesia, menciptakan transaksi bisnis yang nyata dan berjangka panjang.

Ia juga menambahkan, bersama mitra strategis, HIMKI saat ini juga tengah menjajaki integrasi produk UKM nasional ke platform e-commerce B2B global seperti Alibaba, Faire, dan Archiproducts. Upaya penjajakan tersebut dimaksudkan agar furnitur Indonesia bisa menjangkau dunia dari sentra-sentra produksi kecil sekalipun.

Diakui Sobur upaya penjajakan kerjasama tersebut membutuhkan ekosistem yang mendukung. Untuk itu, HIMKI telah mengajukan rekomendasi deregulasi terhadap SVLK dan V-Legal bagi industri hilir. “Kami tidak menolak keberlanjutan, tapi kami menolak beban administratif yang tidak proporsional. Industri mebel dan kerajinan adalah padat karya – penopang ekonomi rakyat, bukan perusak hutan,” lanjutnya.

Baca Juga: Perkuat Industri Furnitur, IFEX 2025 Menumbuhkan Optimistis

Dalam sambutannya, Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso menyatakan, dukungannya terhadap pameran IFEX 2026. Budi berharap pelaksanaan pameran IFEX 2026 mendatangkan banyak manfaat positif bagi dunia mebel dan kerajinan Nasional yang muaranya bisa mendatangkan devisa bagi negara.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!