IMF Sebut Pengangguran di Indonesia Tembus 5%, Istana: Justru Turun
Selasa, 03 Juni 2025 - 22:31 WIB
"Jadi sejauh ini indikator-indikator yang seperti ini, kita masih cukup baik. Dan masih cukup untuk membuat bangsa kita optimis. Dan ke depan tentu pemerintah akan mengluarkan berbagai kebijakan-kebijakan," jelasnya.
Di lain sisi, Hasan menilai proyeksi yang diungkap IMF bisa dijadikan pemerintah sebagai masukan yang sangat penting bagi pemerintah. Menurutnya, masukan tersebut bisa menjadi antisipasi untuk menjaga agar ekonomi bangsa lebih baik. "Ini masukan lah," ucapnya.
Sebelumnya, Dana Moneter Internasional (IMF) memproyeksikan tingkat pengangguran di Indonesia tembus 5% pada 2025. Proyeksi itu termuat dalam dalam World Economic Outlook edisi April 2025.
Jika angka proyeksi itu benar, maka tingkat pengangguran di Indonesia menjadi tertinggi kedua dalam jajaran negara berkembang di kawasan Asia. Adapun peringkat pertama ditempati China dengan unemployment rate 5,1%.
Unemployment rate yang disajikan IMF adalah persentase angkatan kerja yang sedang mencari pekerjaan. Mengacu data Badan Pusat Statistik (BPS), ada 153,05 juta angkatan kerja di Indonesia per Februari 2025.
Apabila tingkat pengangguran China diprediksi stabil di kisaran 5,1% sepanjang 2024-2026, nasib Indonesia berbeda. IMF memproyeksikan unemployment rate Indonesia terus naik, dari 4,9% di 2024, 5% pada tahun ini, bahkan tembus 5,1% di 2026 mendatang.
Di lain sisi, Hasan menilai proyeksi yang diungkap IMF bisa dijadikan pemerintah sebagai masukan yang sangat penting bagi pemerintah. Menurutnya, masukan tersebut bisa menjadi antisipasi untuk menjaga agar ekonomi bangsa lebih baik. "Ini masukan lah," ucapnya.
Sebelumnya, Dana Moneter Internasional (IMF) memproyeksikan tingkat pengangguran di Indonesia tembus 5% pada 2025. Proyeksi itu termuat dalam dalam World Economic Outlook edisi April 2025.
Jika angka proyeksi itu benar, maka tingkat pengangguran di Indonesia menjadi tertinggi kedua dalam jajaran negara berkembang di kawasan Asia. Adapun peringkat pertama ditempati China dengan unemployment rate 5,1%.
Unemployment rate yang disajikan IMF adalah persentase angkatan kerja yang sedang mencari pekerjaan. Mengacu data Badan Pusat Statistik (BPS), ada 153,05 juta angkatan kerja di Indonesia per Februari 2025.
Apabila tingkat pengangguran China diprediksi stabil di kisaran 5,1% sepanjang 2024-2026, nasib Indonesia berbeda. IMF memproyeksikan unemployment rate Indonesia terus naik, dari 4,9% di 2024, 5% pada tahun ini, bahkan tembus 5,1% di 2026 mendatang.
Lihat Juga :