Munggu Hot Spot Investasi Properti Baru yang Menjanjikan di Bali
Kamis, 12 Juni 2025 - 09:03 WIB
Kawasan Munggu di Kabupaten Badung mulai diminati baik oleh investor maupun mereka yang ingin tinggal di Bali. Daerah tersebut menawarkan lingkungan asri dengan hamparan sawah luas. Foto/Dok. SindoNews
BADUNG - Kabupaten Badung merupakan salah satu pusat pariwisata Bali yang memiliki destinasi wisata terbanyak dan akomodasi wisata terlengkap dibandingkan dengan kabupaten/kota lain di Pulau Dewata. Badung juga dikenal sebagai daerah yang prospektif untuk investasi, terutama di sektor properti . Pada 2021, Badung menduduki peringkat pertama dalam indeks permintaan properti, disusul oleh Denpasar, Gianyar, Jimbaran, dan Tabanan.
Kawasan ini juga merupakan bagian dari pengembangan Kawasan Metropolitan Bali yang meliputi Denpasar, Badung, Gianyar, dan Tabanan (Sarbagita). Riset yang dilakukan Rumah123 mengungkap, terjadi lonjakan permintaan properti oleh warga negara asing (WNA) di Kabupaten Badung, Bali, yang mencapai 92,1% pada 2023. Baca juga: Laporan BI, Harga Properti di Kuartal I 2025 Merayap Naik 1,07 Persen
Pertumbuhan permintaan properti yang signifikan investor asing tersebut juga diikuti oleh kota-kota lain seperti Denpasar (81,3%), Surabaya (49,6%), dan Jakarta Utara (46%). Kawasan seperti Munggu dan Seseh di Kabupaten Badung mulai diminati baik oleh investor maupun mereka yang ingin tinggal di Bali.
Daerah tersebut menawarkan lingkungan asri dengan hamparan sawah luas yang ideal bagi investor pemula yang ingin mendapat keuntungan dari kenaikan harga properti (capital gain) maupun potensi sewa (rental yield), seiring dengan berkembangnya pariwisata. "Tidak mengherankan jika kawasan Munggu di Kabupaten Badung mulai diincar sebagai lokasi menarik bagi mereka yang ingin tinggal atau berinvestasi properti di Bali," kata Managing Director CORE Concept Living Shanny Poijes dalam siaran pers, Kamis (12/6/2025).
Kawasan ini juga merupakan bagian dari pengembangan Kawasan Metropolitan Bali yang meliputi Denpasar, Badung, Gianyar, dan Tabanan (Sarbagita). Riset yang dilakukan Rumah123 mengungkap, terjadi lonjakan permintaan properti oleh warga negara asing (WNA) di Kabupaten Badung, Bali, yang mencapai 92,1% pada 2023. Baca juga: Laporan BI, Harga Properti di Kuartal I 2025 Merayap Naik 1,07 Persen
Pertumbuhan permintaan properti yang signifikan investor asing tersebut juga diikuti oleh kota-kota lain seperti Denpasar (81,3%), Surabaya (49,6%), dan Jakarta Utara (46%). Kawasan seperti Munggu dan Seseh di Kabupaten Badung mulai diminati baik oleh investor maupun mereka yang ingin tinggal di Bali.
Daerah tersebut menawarkan lingkungan asri dengan hamparan sawah luas yang ideal bagi investor pemula yang ingin mendapat keuntungan dari kenaikan harga properti (capital gain) maupun potensi sewa (rental yield), seiring dengan berkembangnya pariwisata. "Tidak mengherankan jika kawasan Munggu di Kabupaten Badung mulai diincar sebagai lokasi menarik bagi mereka yang ingin tinggal atau berinvestasi properti di Bali," kata Managing Director CORE Concept Living Shanny Poijes dalam siaran pers, Kamis (12/6/2025).
Lihat Juga :