Munggu Hot Spot Investasi Properti Baru yang Menjanjikan di Bali
Kamis, 12 Juni 2025 - 09:03 WIB
Munggu, Pererenan, dan Canggu merupakan bagian dari Kabupaten Badung, lokasi pariwisata utama di Bali. Canggu merupakan area yang sudah mapan, dikenal dengan kehidupan malamnya yang semarak, komunitas digital nomad, dan harga properti yang tinggi.
Pererenan, yang berdekatan dengan Canggu, muncul sebagai alternatif yang trendy namun lebih tenang, di mana kafe dan resor yang terus berkembang. Sementara Munggu adalah salah satu kawasan terakhir di Bali Selatan tempat Anda dapat hidup dengan tenang, namun tetap dapat mengunjungi lokasi-lokasi seperti Ubud, Pererenan, Cemagi—atau bahkan menjelajah ke Tabanan tanpa harus terjebak kemacetan selama berjam-jam.
Jarak antara Munggu dengan Pererenan sekitar 1-3 km, sementara Canggu berjarak 5-8 km. ”Posisi ini menjadikannya pilihan yang menarik untuk tempat tinggal dan investasi, terutama pada tahun 2025, karena pasar pariwisata dan properti di Bali terus tumbuh,” kata Shanny menambahkan,” tuturnya.
Sebagai daerah yang sedang berkembang, Munggu menawarkan kenaikan harga properti yang signifikan, terutama ditopang oleh peningkatan infrastruktur jalan yang baik, peningkatan akses telekomunikasi (salah satunya Starlink yang diluncurkan pada 19 Mei 2024). Termasuk rencana perluasan bandara internasional baru di Bali Utara senilai Rp150 triliun yang mampu menampung 20 juta penumpang per tahun.
Sementara itu, hasil sewa properti di Munggu diperkirakan sebesar 8–12%, yang didorong oleh kedekatannya dengan tempat wisata populer seperti Canggu dan Pererenan. Hasil sewa ini tak jauh berbeda dengan di Canggu (7–15%) dan Pererenan (10–11% untuk pembangunan baru).
Pererenan, yang berdekatan dengan Canggu, muncul sebagai alternatif yang trendy namun lebih tenang, di mana kafe dan resor yang terus berkembang. Sementara Munggu adalah salah satu kawasan terakhir di Bali Selatan tempat Anda dapat hidup dengan tenang, namun tetap dapat mengunjungi lokasi-lokasi seperti Ubud, Pererenan, Cemagi—atau bahkan menjelajah ke Tabanan tanpa harus terjebak kemacetan selama berjam-jam.
Jarak antara Munggu dengan Pererenan sekitar 1-3 km, sementara Canggu berjarak 5-8 km. ”Posisi ini menjadikannya pilihan yang menarik untuk tempat tinggal dan investasi, terutama pada tahun 2025, karena pasar pariwisata dan properti di Bali terus tumbuh,” kata Shanny menambahkan,” tuturnya.
Sebagai daerah yang sedang berkembang, Munggu menawarkan kenaikan harga properti yang signifikan, terutama ditopang oleh peningkatan infrastruktur jalan yang baik, peningkatan akses telekomunikasi (salah satunya Starlink yang diluncurkan pada 19 Mei 2024). Termasuk rencana perluasan bandara internasional baru di Bali Utara senilai Rp150 triliun yang mampu menampung 20 juta penumpang per tahun.
Sementara itu, hasil sewa properti di Munggu diperkirakan sebesar 8–12%, yang didorong oleh kedekatannya dengan tempat wisata populer seperti Canggu dan Pererenan. Hasil sewa ini tak jauh berbeda dengan di Canggu (7–15%) dan Pererenan (10–11% untuk pembangunan baru).
Lihat Juga :