Kredit Hijau Bank Himbara Tembus Rp1.452 Triliun di 2024, Intip Rinciannya

Minggu, 15 Juni 2025 - 19:18 WIB
Taksonomi ini digunakan untuk mengidentifikasi proyek-proyek hijau dan berkelanjutan yang layak mendapat pembiayaan. Dian menyebut pembiayaan hijau dinilai bukan sekadar kewajiban, tetapi menjadi peluang baru bagi industri perbankan untuk mengembangkan model bisnis jangka panjang yang inovatif dan inklusif.

Baca Juga: Daftar Lengkap 12 Perusahaan Indonesia Dalam Forbes Global 2000 Tahun 2025

“Karakteristik proyek hijau yang kompleks justru membuka peluang untuk model pembiayaan baru yang sesuai dengan prinsip keberlanjutan,” ujarnya.

Ke depan, OJK bakal memperkuat standar pelaporan dan pengungkapan keberlanjutan, serta membangun ekosistem pendukung. Upaya ini diambil untuk menciptakan sistem keuangan yang lebih stabil, tangguh, dan berwawasan lingkungan.

“Tren peningkatan kredit/pembiayaan berkelanjutan diproyeksikan akan terus berlanjut,” tegasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!