Harga Minyak Bakal Mendidih, Bahlil Sudah Antisipasi Jika Iran Tutup Selat Hormuz
Rabu, 25 Juni 2025 - 21:11 WIB
Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia merespons ketegangan geopolitik Timur Tengah, khususnya konflik Israel-Iran hingga potensi penutupan Selat Hormuz yang bakal mendongkrak harga minyak dunia. Foto/Dok
JAKARTA - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia meresponsketegangan geopolitik Timur Tengah, khususnya konflik Israel-Iran hingga potensi penutupan Selat Hormuz yang bakal mendongkrak harga minyak dunia . Kondisi ini tentu menjadi perhatian serius pemerintah Indonesia.
"Dalam konteks minyak, ketika Selat Hormuz ditutup ini akan berdampak kenaikan harga minyak dunia,” kata Menteri Bahlil dalam keterangannya.
Ia menjelaskan, bahwa jika Selat Hormuz sampai ditutup, harga minyak dunia berpotensi melonjak di atas asumsi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yakni USD82 per barel, meskipun harga saat ini masih terkendali yaitu di bawah USD80 per barel.
Baca Juga: Harga Minyak Anjlok usai Israel dan Iran Genjatan Senjata
"Dalam konteks minyak, ketika Selat Hormuz ditutup ini akan berdampak kenaikan harga minyak dunia,” kata Menteri Bahlil dalam keterangannya.
Ia menjelaskan, bahwa jika Selat Hormuz sampai ditutup, harga minyak dunia berpotensi melonjak di atas asumsi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yakni USD82 per barel, meskipun harga saat ini masih terkendali yaitu di bawah USD80 per barel.
Baca Juga: Harga Minyak Anjlok usai Israel dan Iran Genjatan Senjata
Lihat Juga :