Terungkap Ada 212 Merek Beras Tak Sesuai Standar Mutu dan Takaran
Kamis, 26 Juni 2025 - 13:59 WIB
Mentan Amran melanjutkan, dengan melibatkan 13 laboratorium, ditemukan ketidaksesuaian mutu beras sebanyak 85,56% dari 136 merek beras premium. Kemudian ketidaksesuaian HET 59,78% dan ketidaksesuaian berat sebesar 21%.
"Katakanlah beratnya 5 kilo harusnya, tetapi 4 kilo. Kemudian HET di atas yang telah ditetapkan oleh pemerintah. Kemudian ini yang serius, yakni mutu beras. Tidak sesuai dengan standar. Ini mengejutkan kami semua," jelasnya.
Baca Juga: Kasatgas Pangan Polri Usut Anomali Distribusi Beras SPHP
Untuk beras medium, ungkap Mentan dari 76 merek, 88% tidak sesuai mutu beras, kemudian tidak sesuai HET ada 95% dan ketidaksesuaian berat sekitar 10%. Dari ketidaksesuaian tersebut, Mentan mengklaim ada potensi kerugian konsumen mencapai Rp99 triliun.
“Kami akan melakukan verifikasi ulang dan menindak tegas pelanggaran ini. Kami mengajak semua pelaku di sektor pangan, terutama beras, untuk segera melakukan koreksi. Hal seperti ini tidak boleh dibiarkan dan mulai hari ini harus dihentikan,” tegas Mentan Amran.
"Katakanlah beratnya 5 kilo harusnya, tetapi 4 kilo. Kemudian HET di atas yang telah ditetapkan oleh pemerintah. Kemudian ini yang serius, yakni mutu beras. Tidak sesuai dengan standar. Ini mengejutkan kami semua," jelasnya.
Baca Juga: Kasatgas Pangan Polri Usut Anomali Distribusi Beras SPHP
Untuk beras medium, ungkap Mentan dari 76 merek, 88% tidak sesuai mutu beras, kemudian tidak sesuai HET ada 95% dan ketidaksesuaian berat sekitar 10%. Dari ketidaksesuaian tersebut, Mentan mengklaim ada potensi kerugian konsumen mencapai Rp99 triliun.
“Kami akan melakukan verifikasi ulang dan menindak tegas pelanggaran ini. Kami mengajak semua pelaku di sektor pangan, terutama beras, untuk segera melakukan koreksi. Hal seperti ini tidak boleh dibiarkan dan mulai hari ini harus dihentikan,” tegas Mentan Amran.
(akr)
Lihat Juga :