PosIND dan Bank Muamalat Permudah Pendaftaran Haji Melalui 4.800 Kantor Pos
Sabtu, 28 Juni 2025 - 11:51 WIB
Direktur Utama Bank Muamalat, Imam Teguh Saptono, menekankan pentingnya solusi ini mengingat antrean haji yang mencapai 15-30 tahun. "Dengan kemudahan ini, diharapkan lebih banyak masyarakat bisa mempersiapkan haji sejak dini," jelas Imam.
Proses pembukaan rekening di Kantor Pos dilakukan secara digital melalui beberapa tahap: verifikasi email dan nomor HP, pengisian data diri dengan face recognition, hingga validasi oleh petugas. Nasabah akan menerima resi sebagai bukti pembukaan rekening.
Kerja sama ini memperkuat kemitraan strategis kedua institusi yang sebelumnya telah menghadirkan layanan setor-tarik tunai dan logistik. Sistem terintegrasi antara Pos Indonesia dan Bank Muamalat memastikan keamanan transaksi.
"Layanan ini benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat, khususnya di daerah yang jauh dari kantor bank. Kami ingin memastikan tidak ada lagi kesulitan akses untuk mendaftar haji," tambah Haris.
Bank Muamalat menyediakan produk berbasis akad wadiah tanpa biaya administrasi untuk Tabungan iB Hijrah. Sementara RTJH mensyaratkan saldo minimum Rp100.000 setelah setoran awal Rp25 juta.
Inovasi ini sejalan dengan visi kedua perusahaan dalam meningkatkan inklusi keuangan syariah nasional. Data menunjukkan hanya 9,1% masyarakat Indonesia yang menggunakan layanan keuangan syariah.
Proses pembukaan rekening di Kantor Pos dilakukan secara digital melalui beberapa tahap: verifikasi email dan nomor HP, pengisian data diri dengan face recognition, hingga validasi oleh petugas. Nasabah akan menerima resi sebagai bukti pembukaan rekening.
Kerja sama ini memperkuat kemitraan strategis kedua institusi yang sebelumnya telah menghadirkan layanan setor-tarik tunai dan logistik. Sistem terintegrasi antara Pos Indonesia dan Bank Muamalat memastikan keamanan transaksi.
"Layanan ini benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat, khususnya di daerah yang jauh dari kantor bank. Kami ingin memastikan tidak ada lagi kesulitan akses untuk mendaftar haji," tambah Haris.
Bank Muamalat menyediakan produk berbasis akad wadiah tanpa biaya administrasi untuk Tabungan iB Hijrah. Sementara RTJH mensyaratkan saldo minimum Rp100.000 setelah setoran awal Rp25 juta.
Inovasi ini sejalan dengan visi kedua perusahaan dalam meningkatkan inklusi keuangan syariah nasional. Data menunjukkan hanya 9,1% masyarakat Indonesia yang menggunakan layanan keuangan syariah.
Lihat Juga :