Menteri PU Minta Tambah Anggaran Rp68,88 Triliun di 2026, Buat Apa?

Rabu, 09 Juli 2025 - 17:14 WIB
Sementara, dari sisi program teknis, anggaran tambahan akan digunakan untuk membiayai sejumlah proyek strategis. Antara lain, program swasembada pangan sebesar Rp4,92 triliun, pembayaran kontrak proyek tahun jamak atau multiyears sebesar Rp12,01 triliun, serta pembayaran kewajiban pinjaman dalam dan luar negeri sebesar Rp2,26 triliun.

Baca Juga: Anggota Komisi XI DPR Soroti Defisit APBN 2025

Dody juga menyebutkan rencana pembangunan proyek baru akan membutuhkan dana tambahan sebesar Rp17,62 triliun, sementara program vokasi sebesar Rp10 miliar, dan dukungan teknis balai atau pusat senilai Rp3,51 triliun.

Tambahan lainnya termasuk pengadaan lahan Rp2,49 triliun, penanganan bencana dan keadaan darurat Rp550 miliar, serta program padat karya sebesar Rp3,98 triliun. Untuk operasi, preservasi, dan optimalisasi infrastruktur, dibutuhkan tambahan Rp6,03 triliun. Yang cukup mencolok adalah pengajuan anggaran Rp10 triliun untuk pembangunan sekolah rakyat serta Rp1,77 triliun untuk Dana Operasional Khusus (DOP) wilayah Papua.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!