Pertamina Patra Niaga Dorong Transisi Energi Melalui Pengembangan SAF

Sabtu, 19 Juli 2025 - 20:28 WIB
Ia menambahkan, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci percepatan adopsi SAF secara nasional, sejalan dengan peta jalan SAF yang telah dicanangkan pemerintah. Pertamina saat ini juga tengah menjajaki kemitraan dengan penyedia teknologi untuk pengembangan SAF secara lebih luas.

Selain SAF, Pertamina Patra Niaga telah meluncurkan produk bahan bakar rendah karbon lainnya seperti Biosolar dan Pertamax Green 95, yang menjadi bagian penting dari perjalanan dekarbonisasi produk hilir perusahaan.

Dengan dukungan infrastruktur dan pengalaman panjang dalam distribusi energi, Pertamina Patra Niaga optimistis SAF akan menjadi game changer dalam upaya menekan emisi karbon serta membuka peluang baru di sektor energi terbarukan, khususnya penerbangan.

"SAF adalah simbol kesiapan Indonesia dalam memimpin transisi energi di sektor aviasi. Dengan infrastruktur dan kapabilitas yang kami miliki, SAF membuka jalan menuju masa depan energi yang lebih hijau," tegas Harsono.

Produk SAF milik Pertamina telah mengantongi dua sertifikasi penting, yakni ISCC CORSIA (Carbon Offsetting and Reduction Scheme for International Aviation) dan ISCC EU (Renewable Energy Directive – Uni Eropa), yang membuka peluang pemasaran produk secara internasional sesuai regulasi keberlanjutan global.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!