Rusia Berlakukan Larangan Penuh Ekspor BBM, Ini Sebabnya
Selasa, 29 Juli 2025 - 22:56 WIB
Harga BBM domestik pada SPBU di Rusia terpantau terus meningkat sejak akhir Juni, lalu. Bahkan ketika negara itu mencatat deflasi pertama tahun ini (0,05%) minggu lalu, dimana harga bensin meningkat 0,3% dari 15-21 Juli.
Pengumuman resmi menyatakan bahwa larangan tersebut bertujuan “untuk mengamankan situasi yang stabil di pasar bahan bakar domestik selama musim permintaan tinggi dan adanya jadwal kegiatan pertanian.”
Di bawah larangan baru ini, perusahaan minyak harus mengalihkan lebih banyak bahan bakar ke pasar domestik, meningkatkan pasokan bursa.
Harga bensin grosir di wilayah Eropa yang berbatasan dengan Rusia juga melonjak sejak awal musim panas, menurut Bursa Perdagangan St. Petersburg (SPIMEX). Bensin AI-92 naik 14,8%, sedangkan AI-95 melonjak 23%, dengan kenaikan tahunan masing-masing sebesar 27,2% dan 40,8%.
Para ahli menyebutkan adanya bottleneck logistik, pemeliharaan kilang musiman, dan pengindeksan pajak gula yang berlaku mulai 1 Januari pada bensin dan diesel sebagai pendorong utama kenaikan tersebut.
Pengumuman resmi menyatakan bahwa larangan tersebut bertujuan “untuk mengamankan situasi yang stabil di pasar bahan bakar domestik selama musim permintaan tinggi dan adanya jadwal kegiatan pertanian.”
Di bawah larangan baru ini, perusahaan minyak harus mengalihkan lebih banyak bahan bakar ke pasar domestik, meningkatkan pasokan bursa.
Harga bensin grosir di wilayah Eropa yang berbatasan dengan Rusia juga melonjak sejak awal musim panas, menurut Bursa Perdagangan St. Petersburg (SPIMEX). Bensin AI-92 naik 14,8%, sedangkan AI-95 melonjak 23%, dengan kenaikan tahunan masing-masing sebesar 27,2% dan 40,8%.
Para ahli menyebutkan adanya bottleneck logistik, pemeliharaan kilang musiman, dan pengindeksan pajak gula yang berlaku mulai 1 Januari pada bensin dan diesel sebagai pendorong utama kenaikan tersebut.
Lihat Juga :