Mengenal Rekening Dormant: Kenapa Bisa Terjadi dan Bagaimana Mengatasinya?
Kamis, 07 Agustus 2025 - 16:36 WIB
3. Pembatasan aktivitas transaksi , rekening dormant tidak bisa digunakan untuk transaksi apapun meskipun terdapat saldo di dalamnya, kecuali untuk penerimaan dana (misalnya, transfer dari bank lain). Untuk bisa bertransaksi kembali, kamu harus mengaktifkannya.
Setelah mengetahui risiko yang akan muncul dari rekening dormant, mulai sekarang kamu wajib memperhatikan kepemilikan rekening Bank ya! Agar meminimalisir rekening-mu menjadi dormant, perhatikan tips berikut ini.
Lakukan transaksi rutin, ini merupakan cara paling efektif, dengan melakukan transaksi sekecil apa pun secara rutin, misalnya sebulan sekali, seperti:
- Transfer uang, pindahkan sejumlah uang, bahkan hanya Rp 10.000, ke rekening lain (punyamu atau teman) atau ke dompet digital.
- Bayar tagihan, gunakan rekening untuk bayar listrik, air, internet, atau pulsa.
- Tarik atau setor uang, lakukan penarikan atau penyetoran tunai di ATM atau teller Bank.
Aktifkan notifikasi transaksi, pastikan kamu selalu mengetahui setiap ada mutasi di rekening Bank. Dengan begitu, kamu bisa memantau apakah ada transaksi otomatis yang berjalan atau apakah rekening kamu masih aktif.
Manfaatkan fitur auto-transaksi, agar rekening kamu tetap aktif tanpa perlu repot meninjaunya berkala. Tentukan salah satu rekening Bank milik-mu untuk transaksi rutin yang dilakukan berkala, seperti membayar tagihan dan setoran dana investasi.
Setelah mengetahui risiko yang akan muncul dari rekening dormant, mulai sekarang kamu wajib memperhatikan kepemilikan rekening Bank ya! Agar meminimalisir rekening-mu menjadi dormant, perhatikan tips berikut ini.
Lakukan transaksi rutin, ini merupakan cara paling efektif, dengan melakukan transaksi sekecil apa pun secara rutin, misalnya sebulan sekali, seperti:
- Transfer uang, pindahkan sejumlah uang, bahkan hanya Rp 10.000, ke rekening lain (punyamu atau teman) atau ke dompet digital.
- Bayar tagihan, gunakan rekening untuk bayar listrik, air, internet, atau pulsa.
- Tarik atau setor uang, lakukan penarikan atau penyetoran tunai di ATM atau teller Bank.
Aktifkan notifikasi transaksi, pastikan kamu selalu mengetahui setiap ada mutasi di rekening Bank. Dengan begitu, kamu bisa memantau apakah ada transaksi otomatis yang berjalan atau apakah rekening kamu masih aktif.
Manfaatkan fitur auto-transaksi, agar rekening kamu tetap aktif tanpa perlu repot meninjaunya berkala. Tentukan salah satu rekening Bank milik-mu untuk transaksi rutin yang dilakukan berkala, seperti membayar tagihan dan setoran dana investasi.
Lihat Juga :