Pertamina Patra Niaga Akan Perluas Distribusi Pertamax Green 95

Senin, 11 Agustus 2025 - 14:29 WIB
Menurut Heppy, saat ini Pertamina Patra Niaga memang masih berfokus di wilayah Jawa. Pasalnya, sumber pasokan etanol berasal dari pabrik pengolahan di Mojokerto. Namun, kata dia, ke depan distribusi di luar Jawa pun bisa dikembangkan.

Selain Pertamax Green, Heppy mengungkapkan bahwa Pertamina Patra Niaga juga terus mengembangkan Sustainable Aviation Fuel (SAF). Jenis bahan bakar berbahan baku minyak goreng bekas atau Used Cooking Oil (UCO) ini menjadi solusi bahan bakar ramah lingkungan untuk sektor penerbangan.

Untuk itu, kata dia, Pertamina juga mendorong terbentuknya ekosistem nasional untuk pengumpulan UCO sebagai bahan baku SAF. "Dengan langkah tersebut, Indonesia diharapkan mampu menjadi pusat produksi SAF untuk kawasan ASEAN," jelasnya.

Baca Juga: Pertamina Patra Niaga Inisiasi Desa Energi Berdikari di Desa Besakih

Pertamina Patra Niaga juga mengusung Green Energy Station. Konsep GES sebagai One Stop Integrated Energy Solution yang ramah lingkungan dengan pengembangan potensi bisnis Non Fuel Retail. Beberapa konsep yang ada di GES antara lain Green Concept Pemanfaatan Energi Mandiri Ramah Lingkungan dengan atap PLTS. "Saat ini sudah ada 442 GES, 14 SPKLU dan ada 43 SPBKLU," ungkapnya.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!