Manfaatkan Momentum dari Pelemahan IHSG, Yuk Borong Saham
Jum'at, 11 September 2020 - 08:35 WIB
Foto/Koran SINDO/Yorri Farli
JAKARTA - Momentum melemahnya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) harus dimanfaatkan oleh pelaku pasar untuk membeli saham. Pasalnya, kedepan indeks diproyeksi masih akan bergerak di dalam kondisi bullish.
IHSG pada penutupan perdagangan kemarin berakhir anjlok di atas level trading halt. IHSG ditutup merosot 257,92 poin atau 5,01% ke level 4.891,46 atau 4.891. Indeks bahkan sempat terkena trading halt (pembekuan sementara) pada sesi I perdagangan kemarin. IHSG pada saat itu berhenti di level 4.891,88 atau 4.892. (Baca: 7 Daerah Ini Masih Berlakukan PSBB)
Melemahnya IHSG salah satunya disebabkan oleh pengumuman keputusan diberlakukannya kembali Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) total di wilayah DKI Jakarta mulai Senin (14/9) pekan depan. Hal tersebut seperti disampaikan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.
“Beberapa hal yang kita lihat sudah menampakkan hasil positif, berdasarkan indeks sampai dengan kemarin, karena hari ini indeks masih ada ketidakpastian karena announcement Gubernur DKI (Anies Baswedan) tadi malam, sehingga indeks tadi pagi sudah di bawah 5.000,” ungkap Airlangga dalam diskusi virtual di Jakarta, kemarin.
IHSG pada penutupan perdagangan kemarin berakhir anjlok di atas level trading halt. IHSG ditutup merosot 257,92 poin atau 5,01% ke level 4.891,46 atau 4.891. Indeks bahkan sempat terkena trading halt (pembekuan sementara) pada sesi I perdagangan kemarin. IHSG pada saat itu berhenti di level 4.891,88 atau 4.892. (Baca: 7 Daerah Ini Masih Berlakukan PSBB)
Melemahnya IHSG salah satunya disebabkan oleh pengumuman keputusan diberlakukannya kembali Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) total di wilayah DKI Jakarta mulai Senin (14/9) pekan depan. Hal tersebut seperti disampaikan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.
“Beberapa hal yang kita lihat sudah menampakkan hasil positif, berdasarkan indeks sampai dengan kemarin, karena hari ini indeks masih ada ketidakpastian karena announcement Gubernur DKI (Anies Baswedan) tadi malam, sehingga indeks tadi pagi sudah di bawah 5.000,” ungkap Airlangga dalam diskusi virtual di Jakarta, kemarin.
Lihat Juga :