Manfaatkan Momentum dari Pelemahan IHSG, Yuk Borong Saham
Jum'at, 11 September 2020 - 08:35 WIB
Menurutnya kebijakan ‘gas dan rem’ oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memang harus dilakukan dalam kondisi saat ini. Namun, bila rem dilakukan secara mendadak akan berpengaruh pada faktor ekonomi nasional. Sebab, ekonomi tidak saja dibangun dari faktor fundamental tapi juga dari sisi sentimen capital market. (Baca juga: Baru Disuntik Vaksin Buatan China, Pulang dari Semarang Relawan Ini Positif Corona)
“Kalau di gas mendadak itu tentu kita harus menjaga kepercayaan confidence dari publik, karena ekonomi tidak semua dari faktor fundamental tapi juga adanya sentimen terutama di sektor capital market,” tegasnya.
Hal yang sama juga turut disampaikan Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara. Dia mengungkapkan bahwa injak rem dadakan pemberlakuan kembali PSBB di DKI Jakarta oleh Gubernur Anies Baswedan berpengaruh besar terhadap program pemulihan ekonomi yang sedang dijalankan pemerintah pusat. Tidak bisa dipungkiri bahwa DKI Jakarta berperan besar menopang pertumbuhan ekonomi nasional sehingga apabila PSBB diberlakukan kembali maka ekonomi terancam ambyar atau terpuruk.
“Karena pengumuman PSBB itu, otomatis pasar saham menjadi tertekan. Itu efek psikologisnya, dan kita akan melihat bagaimana itu akan berkembang selanjutnya,” kata Suahasil pada acara ASEAN Webinar Series di Jakarta, kemarin. (Baca juga: Tuntutlah Ilmu Walau ke Negeri China Ternyata Bukan Hadis Shahih)
Melemahnya IHSG seharusnya bisa dimanfaatkan pelaku pasar untuk membeli saham yang masih memiliki fundamental yang bagus. Sebagian analis menilai, kedepan IHSG akan berada di dalam kondisi bullish. Adapun bullish adalah suatu kondisi dimana pasar saham sedang mengalami tren naik atau menguat.
“Kalau di gas mendadak itu tentu kita harus menjaga kepercayaan confidence dari publik, karena ekonomi tidak semua dari faktor fundamental tapi juga adanya sentimen terutama di sektor capital market,” tegasnya.
Hal yang sama juga turut disampaikan Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara. Dia mengungkapkan bahwa injak rem dadakan pemberlakuan kembali PSBB di DKI Jakarta oleh Gubernur Anies Baswedan berpengaruh besar terhadap program pemulihan ekonomi yang sedang dijalankan pemerintah pusat. Tidak bisa dipungkiri bahwa DKI Jakarta berperan besar menopang pertumbuhan ekonomi nasional sehingga apabila PSBB diberlakukan kembali maka ekonomi terancam ambyar atau terpuruk.
“Karena pengumuman PSBB itu, otomatis pasar saham menjadi tertekan. Itu efek psikologisnya, dan kita akan melihat bagaimana itu akan berkembang selanjutnya,” kata Suahasil pada acara ASEAN Webinar Series di Jakarta, kemarin. (Baca juga: Tuntutlah Ilmu Walau ke Negeri China Ternyata Bukan Hadis Shahih)
Melemahnya IHSG seharusnya bisa dimanfaatkan pelaku pasar untuk membeli saham yang masih memiliki fundamental yang bagus. Sebagian analis menilai, kedepan IHSG akan berada di dalam kondisi bullish. Adapun bullish adalah suatu kondisi dimana pasar saham sedang mengalami tren naik atau menguat.
Lihat Juga :