Petani Mulai Mengeluh, Stok Pupuk untuk Desember Digeser ke September
Jum'at, 11 September 2020 - 19:48 WIB
Keluhan sejumlah petani mengenai minimnya pupuk direspons cepat Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Ditjen Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP). Foto/Dok
JAKARTA - Keluhan sejumlah petani mengenai minimnya pupuk direspons cepat Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Ditjen Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP). Rencananya, Kementan akan merealokasikan stok pupuk untuk Desember ke September. Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo mengatakan, Kementan tidak akan tinggal diam untuk membantu petani sekaligus mendukung peningkatan produksi.
“Kebutuhan pupuk memang sangat penting buat petani. Kementerian Pertanian juga menyadari hal itu. Kementan pun melakukan berbagai upaya agar masalah ini bisa diatasi, termasuk merealokasikan pupuk. Kita juga mengusulkan penambahan alokasi pupuk subsidi dan hal itu disetujui. Kementan melakukan semua upaya untuk mendukung pertanian,” tutur Mentan Yasin Limpo di Jakarta, Jumat (11/9/2020).
(Baca Juga: Sidak Gudang BUMN, Mentan SYL Pastikan Ketersediaan Pupuk Aman )
Sementara Dirjen PSP Kementerian Pertanian Sarwo Edhy menerangkan, realokasi kebutuhan pupuk akan dilakukan bertahap melalui Surat Dirjen Nomor B-516.SR.320/B/08/2020 tanggal 18 Agustus 2020. Termasuk untuk Jawa Timur yang sebagian besar memasuki jadwal tanam pada bulan November.
“Kebutuhan pupuk memang sangat penting buat petani. Kementerian Pertanian juga menyadari hal itu. Kementan pun melakukan berbagai upaya agar masalah ini bisa diatasi, termasuk merealokasikan pupuk. Kita juga mengusulkan penambahan alokasi pupuk subsidi dan hal itu disetujui. Kementan melakukan semua upaya untuk mendukung pertanian,” tutur Mentan Yasin Limpo di Jakarta, Jumat (11/9/2020).
(Baca Juga: Sidak Gudang BUMN, Mentan SYL Pastikan Ketersediaan Pupuk Aman )
Sementara Dirjen PSP Kementerian Pertanian Sarwo Edhy menerangkan, realokasi kebutuhan pupuk akan dilakukan bertahap melalui Surat Dirjen Nomor B-516.SR.320/B/08/2020 tanggal 18 Agustus 2020. Termasuk untuk Jawa Timur yang sebagian besar memasuki jadwal tanam pada bulan November.
Lihat Juga :