Ronkb Capai Rekam Jejak Nol Insiden dalam Perlindungan Aset Pengguna

Rabu, 10 September 2025 - 19:30 WIB
Ronkb didirikan pada 2020, menerapkan strategi keamanan yang mencakup seluruh dimensi. Hingga kini, Ronkb tidak pernah mengalami insiden keamanan sistemik. Foto/Dok. SindoNews
JAKARTA - Baru-baru ini, pasar aset kripto kerap diguncang insiden seperti gangguan sistem, hilangnya aset, dan kebocoran data pengguna, yang memicu perhatian tinggi terhadap kapabilitas keamanan exchange. Dalam situasi tersebut, platform trading aset digital Ronkb berhasil mempertahankan catatan operasi “nol insiden” sejak berdiri, berkat arsitektur keamanan berlapis yang dimilikinya, menjadikannya salah satu contoh standar keamanan di industri kripto.

Ronkb didirikan pada 2020, menerapkan strategi keamanan yang mencakup seluruh dimensi. Mulai dari arsitektur platform, manajemen aset, hingga aktivitas pengguna, dengan membangun sistem pertahanan yang terstruktur, otomatis, dan dapat diverifikasi. Diketahui hingga kini, Ronkb tidak pernah mengalami insiden keamanan sistemik. Baca juga: Harga Bitcoin Melejit, Pergerakan Pasar Kripto Tembus Rp66.366 Triliun



“Seluruh perpindahan aset dapat dilacak di blockchain dengan audit yang transparan, dan stabilitas mesin pencocokan tetap terjaga dengan respons milidetik bahkan di tengah kondisi pasar ekstrem,” kata Public Relations Officer Ronkb Block Exchange Inc, Aditya Pratama, Rabu (10/9/2025).

Pada tingkat sistem, terang Aditya, Ronkb mengadopsi “arsitektur trading responsif” yang memisahkan proses pencocokan transaksi, manajemen risiko, dan kliring melalui mekanisme berbasis peristiwa dan jalur paralel. Saat terjadi anomali, Self-Recovery Layer secara otomatis mengalihkan ke node cadangan panas dan melakukan pemulihan status tanpa intervensi manual, menjaga sinkronisasi on-chain serta keamanan dana.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!