PLN EPI-Farmindo Multi Dimensi Kerja Sama Kelola Limbah Jadi Energi
Kamis, 23 Oktober 2025 - 19:34 WIB
PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan PT Farmindo Multi Dimensi. FOTO/dok.SindoNews
JAKARTA - PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan PT Farmindo Multi Dimensi untuk mengembangkan kerja sama pengelolaan limbah menjadi sumber energi baru dan terbarukan.
Kolaborasi ini disebut menjadi langkah strategis PLN EPI dalam memperkuat ekosistem bioenergi dan biomassa di Indonesia, sekaligus mendukung target pemerintah mencapai Net Zero Emission (NZE) 2060.
Direktur Utama PLN Energi Primer Indonesia Rakhmad Dewanto menyampaikan bahwa pengembangan biomassa merupakan bagian penting dari strategi dekarbonisasi PLN Group. Langkah ini juga menjadi kontribusi PLN terhadap target Nationally Determined Contribution (NDC) 2030 dan Net Zero Emission 2050.
"Pengembangan biomassa yang dilaksanakan PLN EPI adalah salah satu upaya nyata mengurangi emisi karbon nasional. Potensi bioenergi Indonesia sangat besar, baik dari limbah pertanian, limbah industri, maupun tanaman energi. Jika dikelola optimal, limbah yang selama ini tidak bernilai dapat menjadi sumber energi sekaligus mengurangi emisi," paparnya dalam keterangan pers, Kamis (23/10/2025).
Kolaborasi ini disebut menjadi langkah strategis PLN EPI dalam memperkuat ekosistem bioenergi dan biomassa di Indonesia, sekaligus mendukung target pemerintah mencapai Net Zero Emission (NZE) 2060.
Direktur Utama PLN Energi Primer Indonesia Rakhmad Dewanto menyampaikan bahwa pengembangan biomassa merupakan bagian penting dari strategi dekarbonisasi PLN Group. Langkah ini juga menjadi kontribusi PLN terhadap target Nationally Determined Contribution (NDC) 2030 dan Net Zero Emission 2050.
"Pengembangan biomassa yang dilaksanakan PLN EPI adalah salah satu upaya nyata mengurangi emisi karbon nasional. Potensi bioenergi Indonesia sangat besar, baik dari limbah pertanian, limbah industri, maupun tanaman energi. Jika dikelola optimal, limbah yang selama ini tidak bernilai dapat menjadi sumber energi sekaligus mengurangi emisi," paparnya dalam keterangan pers, Kamis (23/10/2025).
Lihat Juga :