Bertemu Misbakhun, Purbaya Hapus Stigma Komisi XI DPR dengan Kemenkeu Berantem
Senin, 27 Oktober 2025 - 16:35 WIB
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. FOTO/Instagram/@menkeuri
JAKARTA - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa blak-blakan mengungkap alasan dibalik pertemuannya dengan Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun di Jakarta, Senin (27/10/2025).
Ia mengatakan pertemuan tersebut dilakukan dalam rangka menghilangkan stigma bahwa Kementerian Keuangan tengah berselisih dengan Komisi XI DPR RI. Hal ini berakar dari sentilan Misbakhun yang menilai Menteri Keuangan terlalu banyak mengomentari kinerja Kementerian lain terkait serapan anggaran.
"Diskusi saja bagaimana bagusnya ke depan. Bagaimana pemerintah dengan parlemen saling mendukung, yang terpenting tadi menghilangkan kesan bahwa Kementerian Keuangan dengan Komisi XI berantem," kata Purbaya kepada awak media.
Baca Juga: Purbaya Jawab Kritik Hasan Nasbi: Saya Perpanjangan Tangan Presiden
Purbaya mengaku, Ketua Komisi XI DPR mendukung upaya dorongan dari Kementerian Keuangan untuk mempercepat belanja pemerintah. Sebab hal ini akan menjadi kontributor dalam penghitungan pertumbuhan ekonomi di kuartal IV mendatang.
"Beliau mendukung malah. Tujuannya adalah supaya anggarannya lebih cepat (terserap). Saya butuh di triwulan IV ini pertumbuhan ekonomi di atas 5,5 persen. Jadi semua harus belanja," sambungnya.
Ia mengatakan pertemuan tersebut dilakukan dalam rangka menghilangkan stigma bahwa Kementerian Keuangan tengah berselisih dengan Komisi XI DPR RI. Hal ini berakar dari sentilan Misbakhun yang menilai Menteri Keuangan terlalu banyak mengomentari kinerja Kementerian lain terkait serapan anggaran.
"Diskusi saja bagaimana bagusnya ke depan. Bagaimana pemerintah dengan parlemen saling mendukung, yang terpenting tadi menghilangkan kesan bahwa Kementerian Keuangan dengan Komisi XI berantem," kata Purbaya kepada awak media.
Baca Juga: Purbaya Jawab Kritik Hasan Nasbi: Saya Perpanjangan Tangan Presiden
Purbaya mengaku, Ketua Komisi XI DPR mendukung upaya dorongan dari Kementerian Keuangan untuk mempercepat belanja pemerintah. Sebab hal ini akan menjadi kontributor dalam penghitungan pertumbuhan ekonomi di kuartal IV mendatang.
"Beliau mendukung malah. Tujuannya adalah supaya anggarannya lebih cepat (terserap). Saya butuh di triwulan IV ini pertumbuhan ekonomi di atas 5,5 persen. Jadi semua harus belanja," sambungnya.
Lihat Juga :