Gegara AI, AS Cetak Rekor PHK Tertinggi dalam Dua Dekade Terakhir
Minggu, 09 November 2025 - 07:42 WIB
Sejumlah analis menilai langkah-langkah itu merupakan strategi perusahaan untuk menekan biaya dan menjaga margin laba di tengah tekanan tarif impor serta perlambatan permintaan global. Banyak perusahaan yang sebelumnya mengandalkan kenaikan harga jual kini beralih pada efisiensi tenaga kerja sebagai jalan bertahan.
Tren PHK besar-besaran ini menimbulkan kekhawatiran terhadap ketahanan pasar tenaga kerja AS. Hal ini berbanding terbalik dengan pernyataan Ketua The Federal Reserve Jerome Powell, yang sebelumnya menyebut pendinginan pasar tenaga kerja masih bersifat “sangat bertahap.”
Meski demikian, tidak semua sektor mencatat pelemahan. Data ADP Research menunjukkan peningkatan 42.000 pekerja pada Oktober, menandakan stabilisasi setelah dua bulan penurunan berturut-turut. Sementara Revelio Labs mencatat total lapangan kerja AS berkurang sekitar 9.000 posisi, dengan penurunan terbesar di sektor pemerintahan dan kenaikan di bidang pendidikan serta layanan kesehatan.
Firma analisis itu juga mencatat lonjakan pengajuan Worker Adjustment and Retraining Notification (WARN notice), surat resmi dari perusahaan besar yang berencana melakukan PHK massal. Lonjakan ini memperkuat indikasi bahwa gelombang efisiensi dan restrukturisasi akibat adopsi AI masih akan berlanjut dalam beberapa bulan ke depan.
Tren PHK besar-besaran ini menimbulkan kekhawatiran terhadap ketahanan pasar tenaga kerja AS. Hal ini berbanding terbalik dengan pernyataan Ketua The Federal Reserve Jerome Powell, yang sebelumnya menyebut pendinginan pasar tenaga kerja masih bersifat “sangat bertahap.”
Meski demikian, tidak semua sektor mencatat pelemahan. Data ADP Research menunjukkan peningkatan 42.000 pekerja pada Oktober, menandakan stabilisasi setelah dua bulan penurunan berturut-turut. Sementara Revelio Labs mencatat total lapangan kerja AS berkurang sekitar 9.000 posisi, dengan penurunan terbesar di sektor pemerintahan dan kenaikan di bidang pendidikan serta layanan kesehatan.
Firma analisis itu juga mencatat lonjakan pengajuan Worker Adjustment and Retraining Notification (WARN notice), surat resmi dari perusahaan besar yang berencana melakukan PHK massal. Lonjakan ini memperkuat indikasi bahwa gelombang efisiensi dan restrukturisasi akibat adopsi AI masih akan berlanjut dalam beberapa bulan ke depan.
(nng)
Lihat Juga :