Asabri Catatkan Total Aset Rp49,85 Triliun, Naik 12,54% sejak 2020

Senin, 24 November 2025 - 19:57 WIB
Ia menegaskan perusahaan akan terus menjaga tata kelola yang baik serta profesionalisme dalam setiap langkah strategis. Perjalanan pemulihan Asabri juga tampak dari perbaikan ekuitas yang berbalik dari minus Rp13,30 triliun pada 2020 menjadi minus Rp906,74 miliar pada 2024.

Perubahan signifikan ini menjadi indikator keberlanjutan transformasi yang dijalankan perusahaan dalam memperkuat fondasi keuangan sekaligus memulihkan kepercayaan pemangku kepentingan. Penerapan prinsip kepatuhan, tata kelola perusahaan yang baik, serta penguatan tata kelola investasi secara prudent menjadi pilar utama dalam menjaga akuntabilitas kinerja. Konsistensi pada tiga aspek tersebut memastikan pengelolaan dana peserta berlangsung transparan, aman, dan berkelanjutan.

Baca Juga: ASABRI Beri Layanan Lebih 1.200 Peserta, Total Nilai Manfaat Capai Rp34 Miliar

Di sisi layanan, Asabri melanjutkan strategi transformasi digital melalui peningkatan akses dan perluasan jaringan. Sampai 2025, perusahaan memiliki 33 kantor cabang serta bekerja sama dengan 13 mitra pembayaran. Kehadiran ASABRI Link juga berkembang pesat dari empat titik layanan pada 2019 menjadi lebih dari 1.900 titik di 2025, dengan lebih dari 26.000 klaim telah diajukan melalui kanal tersebut.

Transformasi layanan digital turut meningkatkan efisiensi dan kenyamanan peserta, termasuk melalui autentikasi digital pensiunan yang mencapai tingkat 96,33 persen. Inovasi tersebut menjadi bagian dari modernisasi proses bisnis yang ditopang penguatan kompetensi SDM dan optimalisasi teknologi. Asabri memastikan komunikasi intensif dengan pemerintah tetap terjaga, terutama terkait kebijakan asuransi sosial bagi TNI, Polri, dan ASN.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!