SIG Kolaborasi Tingkatkan Ketahanan Infrastruktur di Batam
Jum'at, 05 Desember 2025 - 11:33 WIB
Seminar yang diikuti oleh sekitar 100 praktisi profesional di bidang konstruksi ini menghadirkan sejumlah narasumber, termasuk Direktur Operasi SIG Reni Wulandari, Ketua Umum Persatuan Insinyur Indonesia (PII) Ilham Akbar Habibie, serta pakar konstruksi lainnya.
Mouris Limanto memaparkan, pengembangan infrastruktur berkelanjutan yang direncanakan BP Batam mencakup infrastruktur mobilitas, infrastruktur drainase & hijau (sponge city), utilitas terintegrasi (multi-utility tunnel), pengolahan sampah, mitigasi bencana, energi terbarukan, hingga infrastruktur smart city.
Sementara itu, Ilham Akbar Habibie menyoroti pentingnya misi dekarbonisasi dalam konstruksi. Menurutnya, transisi hijau dalam konstruksi merupakan bagian dari reindustrialisasi yang regeneratif dan berpusat pada manusia (human centric). Konsep ini sangat diperlukan untuk memastikan pengembangan konstruksi mempertimbangkan kebutuhan jangka panjang di masa depan.
Direktur Operasi SIG, Reni Wulandari, mempresentasikan inovasi-inovasi yang dilakukan SIG dalam proses produksi dan desain produk. Inovasi ini bertujuan untuk menghadirkan semen dan produk turunan yang rendah karbon, sekaligus menjawab tantangan pembangunan di wilayah dengan kondisi khusus seperti Batam yang memiliki karakteristik tanah lunak dan sulfat.
Baca Juga: SIG Tingkatkan Ketahanan Siber, Lindungi Infrastruktur Vital Perusahaan
Mouris Limanto memaparkan, pengembangan infrastruktur berkelanjutan yang direncanakan BP Batam mencakup infrastruktur mobilitas, infrastruktur drainase & hijau (sponge city), utilitas terintegrasi (multi-utility tunnel), pengolahan sampah, mitigasi bencana, energi terbarukan, hingga infrastruktur smart city.
Sementara itu, Ilham Akbar Habibie menyoroti pentingnya misi dekarbonisasi dalam konstruksi. Menurutnya, transisi hijau dalam konstruksi merupakan bagian dari reindustrialisasi yang regeneratif dan berpusat pada manusia (human centric). Konsep ini sangat diperlukan untuk memastikan pengembangan konstruksi mempertimbangkan kebutuhan jangka panjang di masa depan.
Direktur Operasi SIG, Reni Wulandari, mempresentasikan inovasi-inovasi yang dilakukan SIG dalam proses produksi dan desain produk. Inovasi ini bertujuan untuk menghadirkan semen dan produk turunan yang rendah karbon, sekaligus menjawab tantangan pembangunan di wilayah dengan kondisi khusus seperti Batam yang memiliki karakteristik tanah lunak dan sulfat.
Baca Juga: SIG Tingkatkan Ketahanan Siber, Lindungi Infrastruktur Vital Perusahaan
Lihat Juga :