Mengenal CEO of the Year 2025 Neal Mohan, Sosok Tenang di Balik Kiprah YouTube Guncang Media Global

Rabu, 10 Desember 2025 - 08:53 WIB
"Keberhasilan kreator di platform membawa semua penonton dan penggemar dari seluruh dunia, yang pada gilirannya menarik merek dan pengiklan," jelas Mohan.

Pertaruhan Besar pada AI

Sebagai seorang teknolog, Mohan yakin AI adalah masa depan YouTube. Pada September 2025, YouTube meluncurkan lebih dari 30 program berbasis AI untuk mempermudah produksi konten.

Inovasi AI, dimana alat-alat baru memungkinkan pengguna mengubah frasa menjadi lagu, menerjemahkan dan mendubbing video, atau secara otomatis mengedit footage mentah menjadi video pendek.

"AI akan menciptakan kelas kreator yang sama sekali baru yang saat ini tidak bisa melakukannya karena tidak memiliki keterampilan atau peralatan," kata Mohan.

Tantangan Misinformasi dan Regulasi

Namun ekspansi ini datang dengan tantangan besar. Platform menghadapi peningkatan kasus scam deepfake yang menggunakan citra tokoh publik (seperti kasus gugatan Steve Wozniak dan video penipuan kripto Donald Trump).

Mohan menyatakan optimismenya bahwa AI juga akan meningkatkan kemampuan YouTube untuk mendeteksi dan menegakkan kebijakan pada konten yang melanggar.

"AI akan membuat kemampuan kami untuk mendeteksi dan menegakkan konten yang melanggar menjadi lebih baik, lebih tepat, dan mampu mengatasi skala," tutup Mohan.

Dimana Ia menegaskan bahwa nilai utama YouTube adalah memberikan suara kepada semua orang, meskipun tantangan menyeimbangkan kebebasan berekspresi dan perlindungan komunitas akan terus meningkat.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!