Data Kependudukan IKN Dirilis BPS, Bappenas, dan OIKN! Begini Hasilnya

Jum'at, 19 Desember 2025 - 17:50 WIB
Jumlah penduduk laki-laki tercatat lebih banyak dibandingkan perempuan, dengan rasio jenis kelamin sebesar 106. Fakta menarik juga diungkap oleh BPS, bahwa penduduk tertua di IKN berusia 108 tahun, seorang perempuan kelahiran Ujung Pandang yang lahir di penghujung Perang Dunia Pertama.

Dari sisi mobilitas penduduk, sebanyak 41,16% penduduk IKN tercatat lahir di luar wilayah IKN, sementara 6,03% merupakan penduduk yang berpindah ke IKN dalam lima tahun terakhir. Tiga provinsi asal migrasi masuk terbesar ke IKN adalah Kalimantan Timur sebesar 29,20%, Sulawesi Selatan sebesar 20,36%, dan Jawa Timur sebesar 12,91%.

PPIKN 2025 juga merekam kondisi kesehatan dan sosial penduduk. Angka kematian bayi tercatat berada pada kisaran 14–15 per 1.000 kelahiran hidup, sedangkan angka kematian ibu berada pada kisaran 143 per 100.000 kelahiran hidup.

BPS turut mencatat angka kelahiran total di IKN sebesar 2,14. Angka ini lebih rendah dibandingkan rata-rata jumlah anak yang diinginkan oleh perempuan usia 15-49 tahun di IKN (2,59) yang menunjukkan adanya underachieved fertility di IKN.

Selain itu, pendataan ini menghasilkan data geotagging keberadaan rumah tangga yang bermanfaat dalam mendukung intervensi kebijakan secara spasial. Data BPS menunjukkan masih terdapat 232 rumah tangga atau 0,54% dengan lantai terluas rumah berupa tanah, 142 rumah tangga (0,33%) yang tidak memiliki fasilitas buang air besar, 530 rumah tangga (1,22%) yang masih memanfaatkan air hujan sebagai sumber air minum utama, serta 49 rumah tangga (0,11 persen) yang belum mendapat aliran listrik.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!