KPII Akuisisi PKSI, Perluas Portofolio Hunian Tapak di Kota Penyangga Jakarta
Selasa, 23 Desember 2025 - 14:26 WIB
Melalui transaksi ini, KPII resmi menjadi pemegang saham pengendali PKSI dan membuka peluang pengembangan proyek-proyek perumahan tapak di sejumlah kawasan potensial. Bersama PKSI, KPII akan fokus mengembangkan perumahan tapak dengan konsep yang berbeda dari hunian konvensional.
Setiap proyek dirancang tidak hanya sebagai tempat tinggal, tetapi juga sebagai kawasan hunian yang memiliki nilai tambah, Mulai dari tata kawasan yang terencana, desain rumah yang fungsional, hingga fasilitas pendukung yang menunjang kenyamanan dan kualitas hidup penghuni.
Segmen hunian tapak yang dikembangkan menyasar pasar rumah terjangkau (affordable housing). Khususnya bagi masyarakat yang ingin memiliki rumah pertama di kawasan buffer city Jakarta seperti Depok, Bogor, Tangerang Selatan, serta wilayah penyangga lainnya dengan potensi permintaan yang terus tumbuh.
Direktur KPII Bayu Setiawan mengatakan pengembangan hunian tapak melalui PKSI dirancang untuk menjawab kebutuhan nyata pasar residensial. “Kami melihat permintaan rumah tapak di kawasan penyangga Jakarta masih sangat kuat. Melalui PKSI, kami menghadirkan hunian dengan konsep berbeda, memiliki added value yang lengkap, namun tetap menjaga aspek keterjangkauan harga,” katanya.
Menurut Bayu, langkah ini juga menjadi bagian dari upaya KPII dalam memperkuat sinergi bisnis di dalam grup usaha. Pengembangan proyek hunian tapak dinilai mampu memberikan kontribusi positif terhadap pertumbuhan pendapatan perseroan secara berkelanjutan.
Setiap proyek dirancang tidak hanya sebagai tempat tinggal, tetapi juga sebagai kawasan hunian yang memiliki nilai tambah, Mulai dari tata kawasan yang terencana, desain rumah yang fungsional, hingga fasilitas pendukung yang menunjang kenyamanan dan kualitas hidup penghuni.
Segmen hunian tapak yang dikembangkan menyasar pasar rumah terjangkau (affordable housing). Khususnya bagi masyarakat yang ingin memiliki rumah pertama di kawasan buffer city Jakarta seperti Depok, Bogor, Tangerang Selatan, serta wilayah penyangga lainnya dengan potensi permintaan yang terus tumbuh.
Direktur KPII Bayu Setiawan mengatakan pengembangan hunian tapak melalui PKSI dirancang untuk menjawab kebutuhan nyata pasar residensial. “Kami melihat permintaan rumah tapak di kawasan penyangga Jakarta masih sangat kuat. Melalui PKSI, kami menghadirkan hunian dengan konsep berbeda, memiliki added value yang lengkap, namun tetap menjaga aspek keterjangkauan harga,” katanya.
Menurut Bayu, langkah ini juga menjadi bagian dari upaya KPII dalam memperkuat sinergi bisnis di dalam grup usaha. Pengembangan proyek hunian tapak dinilai mampu memberikan kontribusi positif terhadap pertumbuhan pendapatan perseroan secara berkelanjutan.
Lihat Juga :