Cakep Nih! Kota Tanpa Kabel Mulai Dibangun di Semarang
Rabu, 16 September 2020 - 21:53 WIB
Sebagai infromasi, PT Mora Telematika Indonesia (Moratelindo) melalui KSO BPS-Moratelindo melibatkan PT Bhumi Pandanaran Sejahtera (Perseroda) telah ditunjuk sebagai pelaksana proyek oleh Pemkot Semarang. Pembangunan tersebut sebagai tindak lanjut dari Perjanjian Kerja Sama Penyediaan Pelayanan Publik Prasarana Pasif Telekomunikasi Kota Semarang pada 31 Januari 2020.
Kerja sama itu dimulai dengan penyediaan saluran beton bertulang penampang huruf U atau U-ditch dan makroduct.
Adapun saluran tersebut berguna untuk menempatkan kabel-kabel telekomomunikasi yang berserakan merusak serat optik telekomunikasi. "Semoga upaya Pemkot Semarang ini bisa meningkatkan pelayanan masyarakat di bidang telekomunikasi yang lebih berestetika. Kami berharap koordinasi dari pemilik layanan publik untuk ikut serta," kata Hendrar.
Baca Juga: Baru Disuntik Vaksin Buatan China, Pulang dari Semarang Relawan Ini Positif Corona
Resi menambahkan, Moratelindo berupaya menyelesaikan proyek tersebut secara bertahap dengan tetap mematuhi protokol kesehatan. "Dengan protokol kesehatan, kami ingin menunjukkan komitmen dalam melakukan pembangunan proyek strategis ini meskipun ada keterbatasan mobilitas dan kondisi perekonomian baik di Indonesia maupun global," terang dia.
Kerja sama itu dimulai dengan penyediaan saluran beton bertulang penampang huruf U atau U-ditch dan makroduct.
Adapun saluran tersebut berguna untuk menempatkan kabel-kabel telekomomunikasi yang berserakan merusak serat optik telekomunikasi. "Semoga upaya Pemkot Semarang ini bisa meningkatkan pelayanan masyarakat di bidang telekomunikasi yang lebih berestetika. Kami berharap koordinasi dari pemilik layanan publik untuk ikut serta," kata Hendrar.
Baca Juga: Baru Disuntik Vaksin Buatan China, Pulang dari Semarang Relawan Ini Positif Corona
Resi menambahkan, Moratelindo berupaya menyelesaikan proyek tersebut secara bertahap dengan tetap mematuhi protokol kesehatan. "Dengan protokol kesehatan, kami ingin menunjukkan komitmen dalam melakukan pembangunan proyek strategis ini meskipun ada keterbatasan mobilitas dan kondisi perekonomian baik di Indonesia maupun global," terang dia.
(nng)
Lihat Juga :