Purbaya Sentil Impor Kapal Bekas: Orang Kita Jago, Cuma Tak Dikasih Kesempatan
Selasa, 10 Februari 2026 - 20:32 WIB
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyoroti ironi yang terjadi pada industri galangan kapal nasional. Foto/Dok
JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyoroti ironi yang terjadi pada industri galangan kapal nasional. Meski menyandang status sebagai negara maritim , industri perkapalan dalam negeri dinilai jalan di tempat karena kebijakan pemerintah yang dianggap lebih memihak pada produk luar negeri, termasuk impor kapal bekas.
Purbaya menegaskan bahwa penguatan sektor manufaktur ini sangat krusial untuk memacu pertumbuhan ekonomi nasional. “Saya baru tahu orang kita jago, cuma nggak dikasih kesempatan sama kita sendiri,” ujar Purbaya dalam Focus Group Discussion (FGD) KADIN Indonesia di Jakarta, Selasa (10/2/2026).
Menkeu menilai kelemahan utama industri domestik bukan terletak pada kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), melainkan pada minimnya order akibat kebijakan yang masih membuka pintu lebar bagi masuknya kapal bekas dari luar negeri. Hal ini mengakibatkan para ahli perkapalan lokal kehilangan panggung di negeri sendiri.
Baca Juga: Kejar Pertumbuhan 8%, Kemenperin Akselerasi Industri Maritim
Purbaya menegaskan bahwa penguatan sektor manufaktur ini sangat krusial untuk memacu pertumbuhan ekonomi nasional. “Saya baru tahu orang kita jago, cuma nggak dikasih kesempatan sama kita sendiri,” ujar Purbaya dalam Focus Group Discussion (FGD) KADIN Indonesia di Jakarta, Selasa (10/2/2026).
Menkeu menilai kelemahan utama industri domestik bukan terletak pada kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), melainkan pada minimnya order akibat kebijakan yang masih membuka pintu lebar bagi masuknya kapal bekas dari luar negeri. Hal ini mengakibatkan para ahli perkapalan lokal kehilangan panggung di negeri sendiri.
Baca Juga: Kejar Pertumbuhan 8%, Kemenperin Akselerasi Industri Maritim
Lihat Juga :