Pintu dan ARKI Kolaborasi Tingkatkan Literasi Aset Kripto
Senin, 02 Maret 2026 - 21:54 WIB
Ketua Umum ARKI, Florencia Irena Lipin, menyambut positif inisiatif ini sebagai langkah inovatif bagi para pemilik kost, terutama dari Generasi X, untuk mulai beradaptasi dengan teknologi finansial. Menurutnya, antarmuka aplikasi Pintu yang ramah pengguna memudahkan anggota ARKI dalam memahami mekanisme pasar digital yang sebelumnya dianggap kompleks.
Lebih lanjut, kolaborasi ini juga menyoroti tren tokenisasi properti yang kini mulai menghubungkan dunia fisik dengan teknologi blockchain. Berdasarkan data Pintu Academy, tokenisasi memungkinkan nilai properti fisik direpresentasikan ke dalam token digital, sehingga kepemilikan aset dapat diperdagangkan secara lebih fleksibel dan transparan.
Baca Juga: Pengguna Baru Pintu Futures Naik 37% di Tengah Volatilitas Pasar Crypto
Potensi integrasi antara sektor properti dan teknologi ini diprediksi akan terus berkembang pesat dalam satu dekade ke depan. Merujuk data Deloitte Center for Financial Services, pasar tokenisasi properti global diproyeksikan tumbuh signifikan dari kisaran USD 300 miliar pada 2024 menjadi USD 4 triliun pada 2035 mendatang.
Andy menambahkan, kolaborasi lintas industri semacam ini merupakan kunci untuk memperluas inklusi keuangan di Indonesia. Dengan dukungan regulator seperti Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Pintu berkomitmen menyediakan akses investasi yang aman guna mendukung keberlanjutan bisnis di era digital.
Lebih lanjut, kolaborasi ini juga menyoroti tren tokenisasi properti yang kini mulai menghubungkan dunia fisik dengan teknologi blockchain. Berdasarkan data Pintu Academy, tokenisasi memungkinkan nilai properti fisik direpresentasikan ke dalam token digital, sehingga kepemilikan aset dapat diperdagangkan secara lebih fleksibel dan transparan.
Baca Juga: Pengguna Baru Pintu Futures Naik 37% di Tengah Volatilitas Pasar Crypto
Potensi integrasi antara sektor properti dan teknologi ini diprediksi akan terus berkembang pesat dalam satu dekade ke depan. Merujuk data Deloitte Center for Financial Services, pasar tokenisasi properti global diproyeksikan tumbuh signifikan dari kisaran USD 300 miliar pada 2024 menjadi USD 4 triliun pada 2035 mendatang.
Andy menambahkan, kolaborasi lintas industri semacam ini merupakan kunci untuk memperluas inklusi keuangan di Indonesia. Dengan dukungan regulator seperti Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Pintu berkomitmen menyediakan akses investasi yang aman guna mendukung keberlanjutan bisnis di era digital.
(nng)
Lihat Juga :