Selat Hormuz Ditutup, Negara-negara Asia Panik Berebut Pasokan BBM

Senin, 09 Maret 2026 - 08:00 WIB
Di India, pemerintah pada 7 Maret menaikkan harga tabung LPG rumah tangga sebesar 60 rupee atau kenaikan terbesar dalam hampir setahun, sementara harga tabung LPG komersial meningkat 115 rupee berdasarkan data Indian Oil Corporation. Meski demikian, Menteri Minyak dan Gas Alam India Hardeep Singh Puri menegaskan pasokan energi masih aman dan pemerintah berupaya menjaga harga bensin serta solar tetap stabil.

Sementara, Pemerintah AS memberikan pembebasan sementara selama 30 hari kepada India untuk membeli minyak mentah Rusia yang tertahan di laut. Menteri Keuangan AS Scott Bessent menyatakan, langkah tersebut bertujuan memastikan pasokan minyak tetap mengalir ke pasar global di tengah gangguan distribusi.

Baca Juga: Ditunjuk sebagai Pemimpin Tertinggi Iran, Mojtaba Khamenei Jadi Target Pembunuhan Israel

Pakistan menjadi salah satu negara yang paling terdampak dengan kenaikan harga bahan bakar mencapai 20%. Pemerintah menaikkan harga bensin dan solar sebesar 55 rupee Pakistan per liter mulai 7 Maret, yang memicu antrean panjang kendaraan di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar di kota-kota besar seperti Lahore dan Karachi.

Di Bangladesh, pemerintah memberlakukan pembatasan pembelian bahan bakar harian, bahkan hanya dua liter untuk sepeda motor, guna menekan panic buying. Pejabat setempat menyatakan, Bangladesh Petroleum Corporation telah mengamankan impor sekitar 280 ribu ton diesel dari Malaysia dan Singapura yang diperkirakan cukup untuk memenuhi kebutuhan domestik hingga akhir Maret.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!