YLKI Beri Jempol! Satgas Ramadan dan Idulfitri Pertamina Jaga Pasokan BBM dan LPG
Senin, 16 Maret 2026 - 23:24 WIB
Upaya tersebut menurut Niti sangat penting, mengingat momentum lebaran diprediksi akan memicu lonjakan mobilitas dan ekonomi masyarakat. Selain itu keberadaan Satgas Ramadan dan Idulfitri juga dinilai bisa menjadi penenang dan mencegah kepanikan masyarakat.
”Dalam kondisi ini, penggunaan konsumsi BBM dan LPG tentu meningkat secara signifikan. Makanya, Pertamina juga harus bersiap,” imbuh Niti.
Niti mencontohkan, langkah Pertamina yang menyiagakan ribuan SPBU dan agen LPG. Dalam pandangan YLKI, langkah tersebut sangat penting dalam menjaga kelancaran distribusi energi selama arus mudik dan balik lebaran 2026. Apalagi, kata Niti, sebagian besar SPBU dan agen LPG tersebut harus beroperasi 24 jam.
”Dari sisi perlindungan konsumen, langkah Pertamina ini sebagai bentuk antisipasi untuk memastikan keandalan dan kecukupan pasokan, stabilitas, distribusi,” ungkap Niti.
Meski demikian, Niti menyebut beberapa catatan. Pertama, Pertamina harus memastikan distribusi merata, terutama di jalur-jalur mudik; Kedua, melakukan pengawasan terhadap kualitas dan takaran; Dan ketiga, siap tanggap atas aduan atau keluhan konsumen.
Selain itu Niti juga berharap agar dalam kondisi geopolitik seperti sekarang, Pemerintah dan Pertamina bisa terus menjaga ketahanan energi secara berkelanjutan. “Jadi, bukan hanya saat momentun lebaran saja,” ujarnya.
Tidak hanya upaya menjaga pasokan dan distribusi energi. Terkait layanan pendukung seperti Serambi MyPertamina di SPBU, Niti juga menilai positif. Dengan total 43 titik yang tersebar di berbagai rest area tol, non-tol, bandara, pelabuhan, dan stasiun kereta api, Niti menyebut bahwa Serambi MyPertamina sangat istimewa.
”Dalam kondisi ini, penggunaan konsumsi BBM dan LPG tentu meningkat secara signifikan. Makanya, Pertamina juga harus bersiap,” imbuh Niti.
Niti mencontohkan, langkah Pertamina yang menyiagakan ribuan SPBU dan agen LPG. Dalam pandangan YLKI, langkah tersebut sangat penting dalam menjaga kelancaran distribusi energi selama arus mudik dan balik lebaran 2026. Apalagi, kata Niti, sebagian besar SPBU dan agen LPG tersebut harus beroperasi 24 jam.
”Dari sisi perlindungan konsumen, langkah Pertamina ini sebagai bentuk antisipasi untuk memastikan keandalan dan kecukupan pasokan, stabilitas, distribusi,” ungkap Niti.
Meski demikian, Niti menyebut beberapa catatan. Pertama, Pertamina harus memastikan distribusi merata, terutama di jalur-jalur mudik; Kedua, melakukan pengawasan terhadap kualitas dan takaran; Dan ketiga, siap tanggap atas aduan atau keluhan konsumen.
Selain itu Niti juga berharap agar dalam kondisi geopolitik seperti sekarang, Pemerintah dan Pertamina bisa terus menjaga ketahanan energi secara berkelanjutan. “Jadi, bukan hanya saat momentun lebaran saja,” ujarnya.
Tidak hanya upaya menjaga pasokan dan distribusi energi. Terkait layanan pendukung seperti Serambi MyPertamina di SPBU, Niti juga menilai positif. Dengan total 43 titik yang tersebar di berbagai rest area tol, non-tol, bandara, pelabuhan, dan stasiun kereta api, Niti menyebut bahwa Serambi MyPertamina sangat istimewa.
Lihat Juga :