Uang Beredar di Indonesia Tembus Rp10.355 Triliun per Maret 2026

Kamis, 23 April 2026 - 11:33 WIB
Bank Indonesia (BI) melaporkan likuiditas perekonomian atau uang beredar dalam arti luas (M2) pada Maret 2026. FOTO/dok.SindoNews
JAKARTA - Bank Indonesia (BI) melaporkan likuiditas perekonomian atau uang beredar dalam arti luas (M2) mencapai Rp10.355,1 triliun pada Maret 2026. Pertumbuhan M2 tercatat sebesar 9,7% secara tahunan (year on year/yoy), lebih tinggi dibandingkan Februari 2026 yang tumbuh 8,7%.

"Perkembangan tersebut didorong oleh pertumbuhan uangberedar sempit (M1) sebesar 14,4 persen yoy dan uang kuasi sebesar 5,2%," ujar Direktur Departemen Komunikasi BI, Anton Pitono, dalam keterangan resmi, Kamis (23/4/2026).



Baca Juga: Jurus BI Hadapi Pelemahan Rupiah yang Sudah Tembus Rp17 Ribu per Dolar AS

BI menjelaskan peningkatan M2 pada Maret 2026 terutama dipengaruhi oleh tagihan bersih kepada Pemerintah Pusat (Pempus) dan perkembangan penyaluran kredit. Tagihan bersih kepada Pempus tumbuh sebesar 39,2% (yoy), meningkat dibandingkan pertumbuhan pada bulan sebelumnya sebesar 25,6% (yoy).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!