Laba Bersih BRI di Kuartal I 2026 Tembus Rp15,5 Triliun
Kamis, 30 April 2026 - 11:28 WIB
Dari sisi penyaluran kredit, BRI membukukan total kredit dan pembiayaan sekitar Rp1.497 triliun secara konsolidasi per Maret 2026, tumbuh sekitar 13 persen dibandingkan tahun lalu. Penyaluran ini antara lain ditopang Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebesar Rp47,09 triliun kepada sekitar 947 ribu nasabah. Selain itu, pembiayaan perumahan melalui skema FLPP mencapai Rp17,13 triliun untuk sekitar 125 ribu debitur.
Pertumbuhan kredit tersebut berdampak langsung pada masyarakat, khususnya pelaku usaha kecil dan sektor perumahan yang menjadi fokus utama pembiayaan BRI. Akses pembiayaan yang lebih luas membuka peluang ekspansi usaha dan kepemilikan rumah bagi masyarakat berpenghasilan menengah ke bawah.
Namun, di tengah ekspansi itu, kualitas kredit menunjukkan tekanan. Rasio kredit bermasalah (NPL) bruto naik menjadi 3,31% dari sebelumnya sekitar 3 persen. Sementara NPL net juga meningkat menjadi 1,01%. Kenaikan ini mencerminkan risiko yang ikut membesar seiring agresivitas penyaluran kredit.
Baca Juga: BRI Siap Jadi Motor Pembiayaan Program Gentengisasi, Begini Skemanya
Lihat Juga :