Proyek Giant Sea Wall 575 Km Dibangun dalam 15 Segmen, Jakarta dan Semarang Duluan
Senin, 04 Mei 2026 - 16:18 WIB
Kepala Badan Otorita Pengelola Pantai Utara Jawa, Didit Herdiawan Ashaf mengungkapkan, rencana pembangunan Giant Sea Wall akan sepanjang 575 km akan dibangun dalam 15 segmen. Foto/Dok
JAKARTA - Kepala Badan Otorita Pengelola Pantai Utara Jawa sekaligus Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan, Didit Herdiawan Ashaf mengungkapkan, rencana pembangunan Giant Sea Wall akan sepanjang 575 km akan dibangun dalam 15 segmen. Didit mengatakan, sejumlah wilayah masuk dalam penanganan di tahap awal, seperti teluk Jakarta , Semarang, dan wilayah Jateng bagian utara.
"Pembangunannya sendiri lebih kurang sekitar 575 km di Panturan Jawa. Kita bagi ke dalam 15 segmen dimana bisa menggunakan kegiatan pembangunan secara paralel," ujar Didit dalam konferensi pers Kick Meeting Giant Sea Wall di Jakarta, Senin (4/5/2026).
Sumber pembiayaan proyek ini secara keseluruhan akan ditanggung APBN (Anggaran Pendapatan Belanja Negara) dan pembiayaan investor. Salah satu pertimbangan Jakarta dan Semarang mendapatkan penanganan lebih awal karena melihat penurunan muka tanah yang lebih cepat dibandingkan kota-kota lainnya. Selain itu kedua kota ini juga dinilai punya lebih banyak aset ekonomi yang perlu dilindungi.
Baca Juga: AHY Sebut Potensi Kerugian Rp6.396 Triliun Jika Tanggul Laut Tak Dibangun
"Pembangunannya sendiri lebih kurang sekitar 575 km di Panturan Jawa. Kita bagi ke dalam 15 segmen dimana bisa menggunakan kegiatan pembangunan secara paralel," ujar Didit dalam konferensi pers Kick Meeting Giant Sea Wall di Jakarta, Senin (4/5/2026).
Sumber pembiayaan proyek ini secara keseluruhan akan ditanggung APBN (Anggaran Pendapatan Belanja Negara) dan pembiayaan investor. Salah satu pertimbangan Jakarta dan Semarang mendapatkan penanganan lebih awal karena melihat penurunan muka tanah yang lebih cepat dibandingkan kota-kota lainnya. Selain itu kedua kota ini juga dinilai punya lebih banyak aset ekonomi yang perlu dilindungi.
Baca Juga: AHY Sebut Potensi Kerugian Rp6.396 Triliun Jika Tanggul Laut Tak Dibangun
Lihat Juga :