UMKM Binaan Pertamina Catat Potensi Bisnis Rp10,6 Miliar di Inabuyer 2026
Sabtu, 09 Mei 2026 - 18:24 WIB
Selain mengikuti pameran, Pertamina juga memfasilitasi enam UMKM binaan mengikuti sesi business matching dengan buyer potensial dari sektor pemerintah, BUMN, dan swasta. Keenam UMKM tersebut yakni Glory Nine Degrees, Sambal Ning Niniek, Cangcomak, Sanrah Food, Miniesq, dan Sambal Lauk Mak Fau.
Kegiatan tersebut juga ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) oleh UMKM Agrominafiber dan Rendang Gadih sebagai langkah pengembangan usaha. Owner Rendang Gadih, Brigita Lydia Syahniva, menyebut pendampingan Pertamina membantu memperluas pasar dan meningkatkan kepercayaan buyer terhadap produk UMKM.
“Melalui pendampingan Pertamina, kami mendapatkan banyak peluang untuk memperluas pasar dan membangun jejaring bisnis yang lebih besar. Kehadiran di Inabuyer menjadi momentum penting bagi UMKM kami untuk semakin dikenal dan dipercaya oleh buyer dari berbagai sektor,” ujar Brigita.
Baca Juga: UMKM Binaan Pertamina Bukukan Transaksi Rp10,4 Miliar di INACRAFT 2026
Pertamina menegaskan komitmennya untuk terus mendorong pertumbuhan UMKM yang mandiri, berdaya saing, dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat kontribusi sektor usaha kecil dalam mendukung perekonomian nasional.
Kegiatan tersebut juga ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) oleh UMKM Agrominafiber dan Rendang Gadih sebagai langkah pengembangan usaha. Owner Rendang Gadih, Brigita Lydia Syahniva, menyebut pendampingan Pertamina membantu memperluas pasar dan meningkatkan kepercayaan buyer terhadap produk UMKM.
“Melalui pendampingan Pertamina, kami mendapatkan banyak peluang untuk memperluas pasar dan membangun jejaring bisnis yang lebih besar. Kehadiran di Inabuyer menjadi momentum penting bagi UMKM kami untuk semakin dikenal dan dipercaya oleh buyer dari berbagai sektor,” ujar Brigita.
Baca Juga: UMKM Binaan Pertamina Bukukan Transaksi Rp10,4 Miliar di INACRAFT 2026
Pertamina menegaskan komitmennya untuk terus mendorong pertumbuhan UMKM yang mandiri, berdaya saing, dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat kontribusi sektor usaha kecil dalam mendukung perekonomian nasional.
(nng)
Lihat Juga :